RADARTUBAN - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memberantas korupsi tanpa kompromi.
Beliau menekankan, uang hasil sitaan dari para koruptor tidak akan dibiarkan menganggur, melainkan akan dialihkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak Indonesia.
Pesan itu dia sampaikan saat meresmikan penggunaan smartboard di SMP Negeri 4 Bekasi, Jawa Barat sebuah simbol bahwa teknologi dan pendidikan harus berjalan seiring demi masa depan bangsa.
Menurut Presiden Prabowo, pendidikan adalah pondasi utama kemajuan bangsa.
Karena itu, dia menegaskan tidak boleh ada satu pun daerah di Indonesia yang tertinggal dalam pelayanan maupun kualitas pendidikan.
Semua anak, di kota maupun desa, berhak mendapatkan kesempatan belajar yang sama.
Prabowo menegaskan, tidak boleh ada satu pun wilayah di Indonesia yang tertinggal dalam kualitas pendidikan.
Semua anak bangsa berhak merasakan layanan pendidikan yang sama baiknya.
Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan memanfaatkan lompatan teknologi digital, agar akses belajar bisa merata dari kota hingga pelosok.
Presiden Prabowo menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam sistem pembelajaran bisa menjadi jalan cepat untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional.
Melalui program digitalisasi, dia berharap kesenjangan kualitas pengajaran antarwilayah dapat teratasi, terutama bagi sekolah-sekolah di daerah terpencil yang selama ini sulit mendapatkan akses setara.
Prabowo menegaskan, pemerintah akan berupaya memperbaiki seluruh sekolah di Indonesia mulai dari fasilitas hingga tenaga pendidiknya.
Baginya, pendidikan bukan sekadar kebutuhan hari ini, melainkan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi penerus bangsa yang lebih kuat dan berdaya.
Menutup pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar kebutuhan hari ini, melainkan investasi berharga untuk masa depan bangsa. (*/lia)
Editor : radar tuban digital