RADARTUBAN - Proyek pembangunan Jalan Tol Probolinggo - Situbondo - Banyuwangi yang menjadi bagian dari jaringan Tol Trans Jawa dipastikan akan siap difungsikan pada masa libur Natal dan Tahun Baru.
Khususnya, di ruas tol Gending - Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer dan juga ruas Kraksaan - Paiton sepanjang 11,20 kilometer akan dibuka secara fungsional untuk mendukung kelancaran arus kendaraan saat periode liburan tersebut.
Dari penjelasan yang diberikan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) pada Kamis (20/11), kedua seksi tol tersebut telah melalui tahapan Uji Laik Fungsi.
Setelah itu, Badan Usaha Jalan Tol akan melakukan penyempurnaan sebagai tindak lanjut dari hasil uji yang telah dilakukan.
"Jalan Tol Prosiwangi Seksi 1 dan 2 direncanakan difungsionalkan pada periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026 guna mendukung kelancaran mobilitas pada periode padat lalu lintas," tulis BPJT.
Uji laik fungsi dan operasi (ULFO) tersebut telah dilaksanakan pada 22–24 Oktober 2025.
Proses ULFO dilakukan langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJT dan Ditjen Bina Marga, bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, serta PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi sebagai Badan Usaha Jalan Tol.
Secara keseluruhan, Jalan Tol Probolinggo - Banyuwangi terdiri atas tujuh seksi pembangunan, yaitu:
• Seksi 1 Gending–Kraksaan (12,88 Km)
• Seksi 2 Kraksaan–Paiton (11,20 Km)
• Seksi 3 Paiton–Besuki (25,60 Km)
• Seksi 4 Besuki–Situbondo (42,30 Km)
• Seksi 5 Situbondo–Asembagus (16,76 Km)
• Seksi 6 Asembagus–Bajulmati (37,45 Km)
• Seksi 7 Bajulmati–Ketapang (29,21 Km)
Data BPJT Kementerian Pekerjaan Umum hingga Agustus 2025 menunjukkan bahwa saat ini Indonesia telah memiliki jaringan jalan tol sepanjang 3.092,7 kilometer.
Rincian panjang tol tersebut meliputi 1.838,06 kilometer di Pulau Jawa, 1.085,93 kilometer atau 16 ruas di Pulau Sumatera, 97,27 kilometer atau satu ruas di Pulau Kalimantan, 61,45 kilometer atau tiga ruas di Pulau Sulawesi, dan juga 10,07 kilometer atau satu ruas di Pulau Bali.
Khusus yang ada di Pulau Jawa, jalan tol yang sudah beroperasi terdiri atas 379,84 kilometer atau 22 ruas di kawasan Jabodetabek, 1.065,49 kilometer atau 20 ruas yang termasuk dalam jaringan Tol Trans Jawa.
Serta 392,73 kilometer atau 12 ruas tol yang berada di luar Trans Jawa maupun Jabodetabek. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama