Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

UISI dan Kementerian Pendidikan Tinggi Dorong Peternak Tuban Bangkit Lewat Produk Turunan Susu Kambing

Andreyan (An) • Jumat, 21 November 2025 | 19:42 WIB
UISI latih peternak olah susu kambing jadi kefir, sabun, dan kerupuk untuk tingkatkan pendapatan.
UISI latih peternak olah susu kambing jadi kefir, sabun, dan kerupuk untuk tingkatkan pendapatan.

RADARTUBAN — Di saat banyak peternak kambing perah terpukul oleh anjloknya permintaan susu pascapandemi, kelompok Puri Farm Living di Kabupaten Tuban justru mulai menemukan titik cerah.

Harapan itu hadir melalui program pemberdayaan berbasis masyarakat yang digagas Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Program yang berjalan sejak Mei hingga Desember 2025 ini menghadirkan teknologi tepat guna sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi para peternak.

Tidak lagi hanya menjual susu segar, para peternak kini dibekali kemampuan mengolah berbagai produk turunan susu kambing yang memiliki daya simpan lebih lama serta nilai jual lebih tinggi.

Baca Juga: Wisudawan Terbaik UISI Asal Tuban, IPK Adimas Nyaris Sempurna, Diterima Kerja sebelum Lulus

Produksi Lesu, Teknologi Hadir sebagai Solusi

Selama pandemi Covid-19, permintaan susu kambing meningkat tajam. Banyak peternak menambah populasi kambing perah.

Namun kondisi berubah drastis setelah pandemi mereda. Penyerapan pasar menurun, sementara produksi tetap berjalan.

“Susu segar hanya bisa bertahan tiga sampai empat bulan di freezer. Kalau tidak segera terserap, kami rugi,” ujar anggota Puri Farm Living, Rikky Rosita.

Tingginya biaya pakan membuat situasi makin sulit. Tanpa inovasi produk, peternak terancam gulung tikar.

Dilatih Mahasiswa dan Dosen UISI

Menjawab persoalan tersebut, UISI menghadirkan pelatihan intensif olahan susu kambing. Peternak diberi pendampingan langsung oleh dosen dan mahasiswa, mencakup:

- Pembuatan kefir

- Produksi sabun susu kambing

- Pembuatan kerupuk susu kambing

- Rencana lanjutan: produksi keju

Tidak hanya teori, kelompok juga memperoleh dukungan peralatan produksi, seperti homogenizer 50 liter, mesin mixer sabun, hingga alat pasteurisasi.

“Dengan teknologi ini, susu kambing bisa diolah menjadi produk dengan daya simpan hingga satu tahun,” terang Yuni Kurniati, ST., MT., tim pengusul dari UISI.

Produk kefir, misalnya, melalui fermentasi 24 jam sehingga menghasilkan kefir whey yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku sabun.

Formulasi sabun susu kambing bahkan sudah tercatat di Kementerian Hukum RI.

Harga pokok produksi satu batang sabun hanya Rp10.318, dan bisa dijual Rp25 ribu di pasaran.

Harga Jual Naik, Pasar Lebih Luas

Diversifikasi ini terbukti meningkatkan nilai ekonomi. Susu kambing yang sebelumnya hanya dihargai Rp25–30 ribu per liter, kini bisa mencapai Rp40–50 ribu per liter setelah diolah menjadi produk turunan.

Rumah produksi bersama di kawasan Puri Tuban Indah juga mulai disiapkan.

Desain kemasan untuk berbagai produk telah dibuat dengan sentuhan lokal Tuban, membuatnya siap bersaing di pasar modern.

Puri Farm Living juga didampingi untuk memaksimalkan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace. Bahkan, UISI mendorong kelompok membentuk koperasi agar usaha berkelanjutan bisa terwujud.

 Angin Segar bagi Peternak Lokal

Program ini menjadi bukti nyata bagaimana sinergi akademisi dan masyarakat mampu menciptakan inovasi yang berdampak langsung.

Di tengah tantangan ekonomi, peternak Tuban kini memiliki peluang lebih luas untuk berkembang.

“Harapannya, program ini tidak berhenti pada pelatihan, tetapi berlanjut menjadi usaha mandiri yang berkelanjutan,” ujar tim UISI.

Dengan produk yang lebih modern, sehat, dan ramah lingkungan, Puri Farm Living siap menjawab kebutuhan konsumen sekaligus mengangkat potensi lokal Tuban. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#peternakan kambing #Tuban #universitas internasional semen indonesia #susu kambing #Puri Farm Living #uisi