RADARTUBAN - Sebuah rekaman video yang memperlihatkan dialog antara dua warga negara China dan seorang pengemudi taksi online menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Video yang direkam pada tanggal 10 November 2025 tersebut menampilkan dua warga China yang sedang berbincang menggunakan Bahasa Mandarin.
Mereka membicarakan pandangan mereka mengenai situasi dan kondisi di Indonesia, tanpa menyadari bahwa pengemudi yang mengantar mereka mengerti sepenuhnya apa yang mereka sampaikan.
Awalnya percakapan yang mereka lakukan hanya bersifat pribadi. Namun, situasi berubah menjadi dialog terbuka dan mengejutkan ketika sang pengemudi taksi online merespons topik yang sedang mereka bicarakan.
Mendapati pengemudi taksi tersebut memahami bahasa mereka, kedua warga negara asing itu tampak terkejut.
Setelah keterkejutan itu mereka kemudian menjelaskan lebih detail pandangan mereka terkait perubahan yang mereka rasakan selama menetap di Indonesia selama lima tahun terakhir.
Dalam rekaman video yang ramai dibicarakan tersebut, salah satu warga China memaparkan pengalamannya, membandingkan masa sebelum dan sesudah Bapak Prabowo menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.
Menurutnya, perubahan yang paling signifikan dan sangat terasa bagi komunitas warga China adalah di sektor imigrasi.
"Kalau saya rasa boleh dari sudut pandang kita sebagai orang China menurut kami Prabowo bertugas dengan baik. Pertama adalah kami orang China masuk dan keluar dari Indonesia, imigrasi akan menagih tip kepada kami. Pakai bahasa mandarin, harus kasih tip. Tip harus diberikan. Jika tidak memberikan tip, kita akan dipersulit," ungkapnya dikutip Senin (24/11).
Warga negara China tersebut melanjutkan penjelasannya dengan menyatakan bahwa praktik pungutan liar atau penarikan tip oleh oknum petugas imigrasi, yang sebelumnya sering dialami, kini telah lenyap sepenuhnya.
"Setelah Prabowo naik jadi presiden, segera berurusan dengan staf imigrasi di bandara. Dengan cara ini, orang-orang korup ini akan diselidiki. Sekarang tidak ada tip sama sekali di bandara. Semua secara otomatis dapat dilewati oleh mesin. Itulah dampaknya bagi kami," lanjutnya.
Selain isu imigrasi tersebut, penumpang taksi online tersebut juga menyinggung adanya perbaikan kondisi lingkungan di area tempat tinggal mereka.
Mereka secara spesifik menyebutkan pengerjaan saluran drainase yang selama bertahun-tahun dibiarkan rusak dan mengeluarkan bau tidak sedap.
Video pengakuan warga china tersebut sontak menuai respons positif dari kalangan warganet Indonesia.
Banyak pengguna media sosial berpendapat bahwa komentar yang dilontarkan oleh kedua warga China tersebut merupakan cerminan nyata bahwa reformasi yang sedang dijalankan oleh pemerintahan Indonesia saat ini mulai dirasakan dampaknya hingga ke mata dunia internasional.
"Pengakuan jujur dan spontan oleh orang asing terhadap kepemimpinan Prabowo. Saya yakin 5 tahun ke depan Indonesia akan mengalami kemajuan pesat, disegani bangsa lain," tulis salah satu warganet Indonesia. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni