Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kemlu: 108 WNI Selamat, 22 Hilang dalam Kebakaran Apartemen Wang Fuk Court, Hong Kong

Siti Rohmah • Kamis, 4 Desember 2025 | 01:23 WIB
Kebakaran hebat Landa kawasan apartment padat penduduk di Hongkong.
Kebakaran hebat Landa kawasan apartment padat penduduk di Hongkong.

RADARTUBAN — Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) memastikan bahwa 108 dari 140 WNI yang tinggal di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Hong Kong, selamat pasca kebakaran hebat pada Rabu (26/11).

Namun, 22 WNI masih belum diketahui keberadaannya dan terus dalam proses pencarian.

Kondisi Korban dan Penanganan di Rumah Sakit

Dari tiga WNI yang sebelumnya dilaporkan luka-luka, dua orang telah pulih dan diperbolehkan pulang. Satu orang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Total korban selamat kini tercatat 108 orang. Sementara itu, jumlah WNI meninggal dunia akibat insiden ini tercatat sembilan orang.

Semua 140 WNI yang tinggal di kompleks tersebut merupakan pekerja migran sektor domestik, sesuai keterangan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong.

Dampak Kebakaran dan Proses Penyelidikan

Kebakaran di Wang Fuk Court, Tai Po, menelan sedikitnya 151 korban jiwa dan melukai 79 lainnya, dengan puluhan orang masih hilang.

Otoritas setempat menyebut jumlah korban berpotensi bertambah karena proses pencarian dan identifikasi terus berlangsung.

Penyelidikan awal menunjukkan struktur perancah bambu dan plastik penutup jendela mempercepat penyebaran api, sehingga beberapa lantai hangus hanya dalam hitungan menit.

Sebanyak 14 orang yang terkait kontraktor utama, subkontraktor perancah, dan konsultan teknis telah ditahan.

Upaya Pemulangan dan Identifikasi Jenazah WNI

Juru bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menyampaikan bahwa KJRI Hong Kong telah membentuk tim koordinasi untuk menangani pemulangan jenazah WNI serta membantu keluarga korban.

“Identifikasi beberapa jenazah WNI sudah berhasil, namun proses lain kemungkinan membutuhkan sampel DNA. Koordinasi dengan otoritas Hong Kong masih berlangsung, sehingga belum bisa memastikan waktu pemulangan jenazah ke Indonesia,” ujar Yvonne.

Kemlu menegaskan akan terus memantau proses evakuasi dan mendukung seluruh keluarga korban di Tanah Air, agar penanganan dan pemulangan jenazah dapat dilakukan secepat mungkin. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Kementerian Luar Negeri #kebakaran #apartemen Wang Fuk Court #hong kong #WNI #kemenlu ri