RADARTUBAN — Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, melibatkan mahasiswa tingkat akhir dalam pelaksanaan proyek strategis nasional.
Langkah ini bagian dari upaya mempercepat penyediaan SDM unggulan untuk mendukung program Asta Cita.
Keterlibatan Mahasiswa
Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Togar, menjelaskan mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok, yaitu yang sedang magang dan lulusan baru.
Mahasiswa dengan keahlian di bidang air, teknologi informasi, keamanan, hingga materi khusus akan dilibatkan hampir di semua proyek nasional.
Fokus kurikulum meliputi manajemen proyek, inovasi, kepemimpinan, manajemen waktu, komunikasi, serta transfer teknologi.
Mahasiswa akan mengikuti tiga siklus pengabdian: perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan, dengan pendampingan universitas untuk uji laboratorium atau pengembangan lanjutan.
Persiapan Lulusan Siap Kerja
Brian Yuliarto menegaskan, tujuan presiden lebih luas dari sekadar magang, yaitu praktik langsung sejak tingkat akhir agar lulusan siap bekerja di sektor pertanian, industri, dan bidang strategis lain.
Kementerian akan menyusun mekanisme pelatihan dan penempatan mahasiswa melalui program seperti MagangHub, memastikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional sejak mahasiswa masih di kampus. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni