RADARTUBAN - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menargetkan pemulihan penuh infrastruktur jaringan telekomunikasi di Aceh rampung pekan ini menyusul dampak banjir dan longsor yang melumpuhkan ratusan Base Transceiver Station (BTS).
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan, dari total 3.414 BTS di Aceh, sekitar 51 persen sudah kembali beroperasi, dengan harapan naik menjadi 75 persen dalam dua hari ke depan.
Nezar menegaskan upaya percepatan dilakukan atas instruksi langsung menteri.
Termasuk koordinasi intensif dengan operator seluler dan PLN untuk mengatasi kendala utama berupa pemadaman listrik di daerah terdampak.
Pemantauan 24 jam oleh tim Komdigi mencatat kemajuan yang signifikan, di mana 70 persen infrastruktur seluler sudah pulih meski belum maksimal karena keterbatasan pasokan energi dan kerusakan transmisi.
Komdigi juga menyalurkan 20 unit Starlink ke pemerintah Aceh, termasuk enam untuk Aceh Tamiang, serta layanan gratis satu bulan untuk posko bencana guna memastikan komunikasi darurat tetap terjaga
Meskipun demikian, tantangan lapangan seperti akses ke lokasi BTS dan ketersediaan BBM untuk genset terus diatasi melalui kolaborasi dengan Pertamina dan BPBA.
Hingga kini, pemulihan jaringan di Aceh dan Sumatera bagian lain menunjukkan tren positif, dengan 707 menara telekomunikasi sudah normal dari ribuan yang tergangu. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama