Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

UPI Gratiskan UKT bagi Mahasiswa Terdampak Banjir Bandang Sumatera Barat

Alifah Nurlias Tanti • Jumat, 5 Desember 2025 | 17:47 WIB
UPI Membebaskan UKT untuk Mahasiswa terdampak Banjir Bandang.
UPI Membebaskan UKT untuk Mahasiswa terdampak Banjir Bandang.

RADARTUBAN – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi memberikan dukungan penuh kepada Olivia Yuliana, mahasiswi Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi angkatan 2024, yang menjadi korban bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Agam, Sumatra Barat.

Peristiwa memilukan pada Selasa (25/11) itu merenggut kedua orang tua serta dua kakak Olivia.

UPI Pastikan Dukungan Langsung untuk Olivia

Kabar mengenai langkah cepat UPI disampaikan oleh Dr. Sandey Tantra Paramitha, Kepala Divisi Pengelolaan Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan DPPM UPI, saat ditemui di Gedung DPPM UPI pada Senin (1/12).

“Sejak awal, Prof. Yudi Sukmayadi dan Dr. Dian Budiana hadir memastikan mahasiswa mendapat perhatian dan dukungan. Kehadiran mereka ingin memberikan ketenangan bagi Olivia,” ujar Sandey.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan pendidikan mahasiswinya, UPI membebaskan Olivia dari seluruh biaya UKT hingga lulus.

Kampus juga menyediakan tempat tinggal di Asrama Putri agar Olivia dapat menjalani masa pemulihannya dalam lingkungan yang aman dan terpantau.

Kondisi Olivia dan Kerusakan Rumah Keluarga

Melalui sambungan telepon, Dr. Dian Budiana menjelaskan bahwa Olivia kini tinggal bersama kerabatnya di Bojongsoang, Bandung.

Ia berada dalam pendampingan intensif sehingga kondisi psikologisnya lebih terjaga.

Menurut Dian, rumah keluarga Olivia di Palembayan mengalami kerusakan berat.

Arus sungai yang meluap membawa material lumpur, batu, dan batang kayu hingga menyapu kawasan permukiman.

“Olivia berusaha sangat tegar. Kami telah bertemu dan memberi dukungan penuh. Dia tetap bertekad menyelesaikan kuliahnya,” ucap Dian.

UPI Lakukan Pendataan dan Pemulihan Psikososial

Fakultas bersama Direktorat Kemahasiswaan UPI kini menilai berbagai kebutuhan mahasiswa terdampak, mulai dari dukungan psikologis, akademik, hingga administratif.

Kampus juga menelusuri kemungkinan adanya mahasiswa lain yang turut terdampak bencana.

“Prioritas kami adalah menjaga kondisi psikososial tetap stabil dan memastikan kegiatan akademik mereka bisa terus berjalan,” lanjut Dian.

Banjir Bandang Agam Jadi Salah Satu Bencana Terparah

Banjir bandang yang menerjang Kabupaten Agam menjadi salah satu bencana paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

Peristiwa ini menimbulkan kerusakan besar serta merenggut banyak korban jiwa. Seluruh jenazah keluarga inti Olivia telah ditemukan dan dimakamkan secara layak.

UPI menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi mahasiswa terdampak melalui kebijakan akademik, koordinasi lintas unit, dan bantuan kemanusiaan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Sumatra barat #Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi angkatan 2024 #Longsor #ukt #Banjir Bandang #agam #upi #biaya UKT