Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jokowi Ungkap Dugaan Operasi Politik Besar di Balik Tuduhan Ijazah Palsu yang Terus Bergulir

Ika Nur Jannah • Jumat, 12 Desember 2025 | 13:12 WIB

 

Jokowi menyebut isu ijazah palsu sudah dibantah UGM namun terus berulang
Jokowi menyebut isu ijazah palsu sudah dibantah UGM namun terus berulang

RADARTUBAN - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara tegas terkait isu ijazah palsunya yang kembali mengemuka.

Dalam wawancara eksklusif Kompas TV di Solo, Jawa Tengah, Selasa (9/12), Jokowi menegaskan bahwa pihak penuduh wajib membuktikan klaim mereka di pengadilan.

Jokowi menunggu bukti konkret dari para penuduh, karena menurutnya prinsip hukum jelas: yang menuduh harus membuktikan.

Dirinya menyatakan bahwa ijazah nya masih di bawa, tetapi tidak akan disampaikan kepada publik karena ada laporan ke Bareskrim.

Jokowi menambahkan bahwa Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai penerbit sudah mengkonfirmasi keaslian dokumen tersebut.

Ia heran isu ini berlarut empat tahun meski bukti resmi ada, dan siap menandakan semua ijazah dari SD hingga S1 jika sidang digelar.

Mantan presiden ke-7 Jokowi curiga ada agenda besar dan operasi politik di balik isu ini untuk merusak reputasinya.

Ia khawatir hal serupa bisa menimpa siapa saja, termasuk menteri atau wali kota.

Langkah hukum ini dijadikan pelajaran agar tak mudah fitnah atau cemarkan nama baik orang lain.

Ia berharap proses peradilan menjadi forum yang adil untuk menyelesaikan persoalan, menjaga integritas hukum nasional. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#pengadilan #ijazah palsu #Politik #ugm #Reputasi #Jokowi