Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Belajar dari Kebakaran Gedung Terra Drone, Ini Langkah Antisipasi bagi Perusahaan Teknologi

Bihan Mokodompit • Jumat, 12 Desember 2025 | 17:30 WIB
Ilustrasi pemadam kebakaran saat jinakan api.
Ilustrasi pemadam kebakaran saat jinakan api.

RADARTUBAN - Peristiwa kebakaran gedung Terra Drone yang terjadi baru-baru ini menjadi pengingat bahwa insiden seperti ini bisa menimpa fasilitas apa pun, termasuk perusahaan berbasis teknologi.

Banyak faktor yang bisa memicu kebakaran, mulai dari korsleting listrik, human error, hingga kurangnya sistem deteksi dini.

Karena itu, belajar dari kebakaran gedung Terra Drone, perusahaan perlu memperkuat prosedur keselamatan sejak awal agar kejadian serupa tidak terulang.

Upaya antisipatif ini bukan hanya bagian dari manajemen risiko, tetapi juga bentuk tanggung jawab terhadap karyawan dan publik.

Audit dan Pengawasan Listrik secara Berkala

Belajar dari banyak kasus serupa, langkah pertama pencegahan kebakaran dapat dimulai dari audit perangkat listrik.

Instalasi yang menua, beban listrik berlebih, atau komponen yang tidak standar dapat memicu percikan api.

Proses pengecekan berkala ini juga membantu perusahaan memastikan bahwa seluruh panel dan jaringan kabel bekerja dalam batas wajar.

Pihak teknis juga perlu meninjau ulang area yang memiliki konsumsi energi tinggi sebagai bagian dari antisipasi kebakaran gedung.

Pemasangan Sistem Deteksi dan Pemadam Otomatis

Pengalaman kebakaran gedung Terra Drone perlu menjadi sinyal penting bahwa deteksi dini adalah kunci.

Alarm asap, heat detector, hingga sprinkler otomatis dapat meminimalkan risiko meluasnya api.

Infrastruktur keselamatan seperti ini juga menjadi bagian esensial dalam standar operasional perusahaan modern.

Sistem ini mendukung proses pencegahan kebakaran sekaligus meningkatkan keselamatan kerja bagi seluruh karyawan.

Pelatihan Karyawan dan Tata Ruang yang Aman

Selain teknologi, faktor manusia memegang peranan besar. Pelatihan penggunaan APAR, pemahaman jalur evakuasi, dan disiplin dalam menjaga area kerja yang rapi membantu memperkuat antisipasi kebakaran gedung.

Ruangan penyimpanan baterai, termasuk untuk drone atau peralatan lithium, harus memiliki ventilasi dan standar penanganan khusus.

Kebiasaan kerja yang aman adalah pondasi utama keselamatan kerja, terutama di industri teknologi yang banyak menggunakan perangkat berdaya tinggi.

Ruang Khusus Pengisian Daya dan Material Berisiko

Dalam praktik sehari-hari, perusahaan teknologi perlu menyediakan ruang terpisah untuk charging peralatan yang menggunakan baterai lithium.

Ini penting karena proses pengisian daya dapat memicu panas berlebih.

Selain itu, bahan arsip dan komponen yang mudah terbakar harus ditempatkan di area tertutup agar pencegahan kebakaran berjalan maksimal.

Langkah ini relevan mengingat kebakaran gedung Terra Drone menunjukkan bahwa area operasional yang kompleks membutuhkan pengawasan ekstra.

Tanggung Jawab Perusahaan terhadap Risiko Publik

Setiap perusahaan memiliki kewajiban moral untuk memastikan bahwa operasionalnya tidak menimbulkan bahaya bagi karyawan maupun lingkungan sekitar.

Upaya antisipasi kebakaran gedung, audit berkala, serta peningkatan keselamatan kerja menjadi bentuk profesionalisme yang sejalan dengan prinsip jurnalistik.

Terutama terkait akurasi, verifikasi, dan tanggung jawab. Informasi mengenai kebijakan keselamatan juga harus disampaikan secara transparan agar publik mendapatkan gambaran yang berimbang. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Terra Drone #fasilitas #api #risiko #kebakaran #listrik #deteksi dini #human error