Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Setelah Jalan Jalan di IKN, Begini Respons Mengejutkan Dari Rombongan Pengusaha China

M Robit Bilhaq • Minggu, 14 Desember 2025 | 22:03 WIB
Potret gedung yang ada di IKN.
Potret gedung yang ada di IKN.

RADARTUBAN - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) pekan lalu telah menerima kunjungan dari delegasi Kamar Dagang Hainan pada Minggu (07/12).

Rombongan pengusaha dari Tiongkok tersebut datang ke IKN bertujuan untuk melakukan pengamatan secara langsung terkait dengan perkembangan terkini proyek pembangunan IKN dan juga mencari potensi investasi di ibu kota baru Indonesia.

Dalam pertemuan yan dilakukan, para delegasi diberikan penjelasan yang komprehensif dari Otorita IKN mengenai kemajuan pembangunan di ibukota nusantara tersebut.

Mulai dari fase awal hingga rencana jangka panjang proyek.

Selain itu, Otorita IKN juga mejelaskan terkait dengan visi pengembangan kawasan yang disiapkan untuk menjadi pusat pemerintahan nasional di masa mendatang.

Danis Hidayat Sumadilaga yang menjabat sebagai Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, mejelaskan bahwa proses pembangunan IKN hingga saat ini telah berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh pemerintah, fokus utama saat ini diarahkan agar IKN dapat mulai berfungsi sebagai ibu kota politik pada tahun 2028.

Danis juga menjelaskan bahwa Otorita IKN menargetkan pada tahun 2028, Presiden akan secara resmi mendeklarasikan IKN sebagai ibu kota politik.

Jingga akhir tahun 2027, pemerintah tengah intens membangun kawasan legislatif dan yudikatif agar kesiapan IKN sebagai ibu kota politik dapat terpenuhi pada tahun 2028.

Selain itu, Danis menambahkan terkait dengan pembangunan di IKN yang direncanakan dalam lima tahapan hingga tahun 2045.

Saat ini, fokus pembangunan berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A, dan kegiatan konstruksi juga sudah mulai meluas ke KIPP 1B dan 1C.

Sementara itu, Wakil Ketua Kamar Dagang Hainan Indonesia, Karmin, memberikan apresiasi tingginya terhadap kemajuan pembangunan IKN.

Dirinya mengklarifikasi bahwa delegasi yang hadir berasal dari komunitas pengusaha lintas wilayah, mencakup tidak hanya dari Hainan, tetapi juga dari Shenzen dan beberapa area lain di Tiongkok.

Menurut Karmin, para investor Tiongkok yang akan datang menunjukkan ketertarikan yang sangat besar setelah melihat perkembangan IKN yang dinilai sangat baik, pertemuan tersebut berjalan secara interaktif, menampilkan dialog antara calon investor dengan jajaran Otorita IKN.

Beragam topik dibahas, meliputi peluang pasar, sektor-sektor investasi yang diprioritaskan, hingga visi pembangunan IKN dalam jangka panjang.

Delegasi yang hadir dalam kunjungan tersebut mewakili berbagai perusahaan yang bergerak di sektor teknologi, manufaktur, furnitur, pariwisata, produk konsumen, bahan bangunan, sanitasi, dan industri makanan.

Rombongan tersebut mencakup perwakilan perusahaan dari Guangzhou, Shenzen, Hong Kong, dan Hainan.

Termasuk para pemimpin perusahaan di bidang furnitur, teknologi penerangan, produk olahraga, aluminium, makanan, sanitasi, dan pengembangan desain.

Beberapa tokoh dari lembaga riset dan pemikir desain Tiongkok juga turut serta dalam diskusi tersebut.

Rombongan yang datang tersebut mendapatkan sambutan yang baik dari Otorita IKN dan menunjukkan minat yang baik oleh delegasi tersebut terhadap peluang investasi di Nusantara.

Diharapkan pertemuan yang dilakukan tersebut mampu mempererat hubungan kerja sama dan membuka potensi kolaborasi strategis dalam rangka pembangunan IKN sebagai pusat pemerintahan yang modern, hijau, dan berkelanjutan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#kamar dagang #investasi #pengusaha #IKN #China