Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kemajuan 92,4 Persen, Masjid Negara IKN Jadi Suaka Spiritual dan Ikon Kerukunan Nusantara

Ika Nur Jannah • Jumat, 19 Desember 2025 | 23:35 WIB
Masjid Negara IKN hampir rampung dengan progres 92,4 persen
Masjid Negara IKN hampir rampung dengan progres 92,4 persen

RADARTUBAN – Pembangunan Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) menunjukkan kemajuan signifikan.

Hingga Desember 2025, progres fisik proyek tersebut telah mencapai 92,4 persen, menandai fase akhir pembangunan salah satu ikon spiritual terbesar di Indonesia.

Capaian ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam menghadirkan ruang ibadah representatif di pusat pemerintahan baru.

Masjid Negara IKN diproyeksikan menjadi suaka spiritual sekaligus simbol persatuan bagi masyarakat Nusantara yang kian bermukim di kawasan ibu kota baru.

Baca Juga: Setelah Jalan Jalan di IKN, Begini Respons Mengejutkan Dari Rombongan Pengusaha China

Arsitektur Sorban, Simbol Kerukunan Beragama

Masjid Negara IKN dirancang oleh seniman dan arsitek ternama I Nyoman Nuarta dengan konsep arsitektur unik.

Bentuk kubahnya meliuk menyerupai sorban, melambangkan nilai kebijaksanaan, persatuan, dan toleransi antarumat beragama.

Menara setinggi 99 meter menjadi representasi Asmaul Husna, sekaligus memperkuat pesan hubungan manusia dengan Tuhan (habluminallah) dan sesama manusia (habluminannas).

Desain ini menjadikan masjid bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga simbol filosofi kebangsaan.

Dari Groundbreaking hingga Menjelang Rampung

Masjid Negara IKN mulai dibangun setelah groundbreaking oleh Presiden Joko Widodo pada Januari 2024.

Berdiri di atas lahan seluas 32.125 meter persegi, masjid ini mampu menampung hingga 61 ribu jamaah.

Perkembangan pembangunan terbilang pesat. Jika pada Desember 2024 progres masih berada di kisaran 45 persen, maka lonjakan menjadi 92,4 persen dalam satu tahun terakhir mencerminkan percepatan signifikan oleh konsorsium KSO PT Adhi Karya dan PT Hutama Karya.

Pemerintah menargetkan proses topping off rampung pada akhir 2025, sehingga masjid dapat difungsikan untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri 2026.

Ramah Lingkungan dan Menyatu dengan Alam

Masjid Negara IKN dirancang dengan pendekatan arsitektur hijau. Sistem ventilasi alami, embung udara, serta tata ruang terbuka membuat bangunan ini hemat energi dan selaras dengan lingkungan Kalimantan Timur.

Infrastruktur pendukung seperti akses jalan dan jembatan juga telah terintegrasi dengan kawasan inti IKN, memastikan kenyamanan jamaah dan pengunjung.

Investasi Spiritual Bernilai Rp 940 Miliar

Dengan nilai pembangunan mencapai sekitar Rp 940 miliar, Masjid Negara IKN diproyeksikan sebagai mahakarya spiritual dan simbol toleransi.

Kawasan ini juga akan dilengkapi dengan rumah ibadah agama lain, seperti gereja, vihara, pura, dan klenteng, sebagai wujud nyata keberagaman Indonesia.

Ikon Baru IKN dan Harapan Bangsa

Seiring pertumbuhan jumlah penduduk di IKN, keberadaan Masjid Negara menjadi penopang penting kehidupan spiritual masyarakat.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bahkan berharap masjid ini kelak menjadi ikon nasional baru, sejajar dengan Monas di Jakarta.

Antusiasme masyarakat pun terus menguat. Masjid Negara IKN digadang-gadang masuk jajaran masjid terindah di dunia, sekaligus menjadi representasi kemajuan fisik dan spiritual bangsa Indonesia di era ibu kota baru. (*)

 

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#toleransi #pembangunan masjid #simbol persatuan #IKN #Masjid Negara IKN #kerukunan