Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Whoosh Siap Hadapi Cuaca Buruk Saat Libur Nataru 2025/2026, KCIC Pastikan Keselamatan Penumpang

Alifah Nurlias Tanti • Minggu, 21 Desember 2025 | 02:52 WIB
Bos Whoosh melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga
Bos Whoosh melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga

RADAR TUBAN- Menurut PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Kereta Cepat Whoosh siap beroperasi dengan aman dan lancar meskipun cuaca ekstrem mungkin terjadi selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Selama liburan, KCIC memastikan semua persiapan telah dilakukan agar penumpang merasa nyaman dan perjalanan tetap aman.

Menurut Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC, Kereta Cepat Whoosh dirancang untuk berfungsi dalam berbagai kondisi cuaca.

“Kalau soal potensi cuaca buruk, dari sisi keselamatan maupun perangkat di prasarana dan sarana, semuanya sudah siap mendukung,” jelas Eva Chairunisa dalam konferensi pers di Stasiun Whoosh Halim, Jakarta Timur, Jumat (19/12).

Ia menyatakan bahwa KCIC telah menyediakan berbagai alat untuk mendeteksi angin, curah hujan, gempa bumi, dan benda asing di jalur kereta api.

Semua sistem terhubung otomatis ke pusat kendali operasi untuk memantau kondisi jalur secara real-time dan menjaga perjalanan aman.

"Kereta Cepat Whoosh sudah dilengkapi dengan sensor untuk mengamati angin, curah hujan, gempa, dan objek yang berada di jalur. Jadi kalau muncul kondisi tertentu—misalnya angin kencang, gempa, atau hujan deras semua itu otomatis langsung terlapor ke pusat kendali operasi,” ujar Eva.

Menurut Eva, begitu sistem mendeteksi adanya cuaca ekstrem, aturan keselamatan langsung aktif secara otomatis. Salah satunya adalah mengubah kecepatan kereta agar penumpang tetap aman.

“Secara otomatis akan muncul kebijakan keselamatan, misalnya perjalanan kereta dikurangi atau dibatasi kecepatannya,” tutur Eva.

Eva menekankan bahwa keselamatan selalu menjadi prioritas utama KCIC, dari perencanaan hingga operasional. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#WHOOSH #libur natal dan tahun baru #kereta cepat #Cuaca Ekstrem #KCIC