RADARTUBAN - Hamparan luas dan hijau kini dengan adanya Bandara Internasional Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN) kini memiliki landasan pacu terpanjang di Kalimantan dengan panjang 3.000 meter dan lebar 45 meter.
Fasilitas ini melampaui bandara-bandara lain di pulau tersebut, termasuk Bandara Sepinggan Balikpapan yang runway-nya lebih pendek.
Keunggulan dimensi ini memungkinkan terjadinya pesawat berbadan lebar kelas dunia, sehingga meningkatkan konektivitas Kalimantan ke skala global.
Secara nasional, landasan pacu Bandara Nusantara setara dengan Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali yang juga 3.000 meter, meski masih di bawah Bandara Soekarno-Hatta (3.600 meter) dan Bandara Internasional Yogyakarta (3.250 meter).
Bandara ini berstatus khusus di bawah Kementerian Perhubungan, namun menunjukkan kekuatan operasional yang signifikan.
Pembangunan landasan pacu ini menandai kemajuan infrastruktur IKN yang dirancang ramah lingkungan dengan sentuhan budaya Kalimantan.
Landasan pacu telah sukses melayani berbagai pesawat, mulai dari Boeing 737-400 milik TNI AU hingga pesawat carter Bombardier CL-600 yang membawa rombongan pemerintahan.
Imam Alwan, Pelaksana Kepala Bandara Nusantara, menegaskan kualitas aspal landasan pacu memenuhi standar internasional berdasarkan Pavement Classification Number (PCN).
Saat pengelolaan ini masih sepenuhnya oleh Kementerian Perhubungan tanpa operator komersial, menuju operasional penuh pada tahun 2026. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni