Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Daftar Kota Tempat Tinggal Miliarder Dunia 2025, New York Teratas, Apakah Jakarta Masuk?

M Robit Bilhaq • Senin, 22 Desember 2025 | 14:45 WIB
New York City, kota dengan miliarder terbanyak di dunia
New York City, kota dengan miliarder terbanyak di dunia

RADARTUBAN – Fenomena pemusatan kekayaan global pada tahun 2025 menunjukkan pola yang semakin jelas.

Kekayaan ekstrem dunia tidak lagi tersebar merata, melainkan terkonsentrasi di titik-titik tertentu, terutama di kota-kota metropolitan yang memiliki ekosistem ekonomi paling matang.

Data terbaru memperlihatkan bahwa para pemilik modal raksasa dunia cenderung memilih kota besar sebagai basis tinggal dan pengelolaan aset.

Kota-kota tersebut umumnya menawarkan akses langsung ke pasar keuangan global, infrastruktur teknologi mutakhir, serta kualitas hidup kelas atas yang menjadi daya tarik kaum ultra kaya.

Baca Juga: New York Gugat Meta, TikTok, Snapchat, dan YouTube atas Krisis Kesehatan Mental Remaja

New York Masih Tak Tergoyahkan

Dalam pemetaan aset global tahun ini, New York City kembali menegaskan statusnya sebagai pusat hunian utama para miliarder dunia.

Kota berjuluk “ibu kota dunia” tersebut mencatat 109 miliarder, jumlah yang terpaut jauh dibandingkan kota mana pun di peringkat berikutnya.

Dominasi New York bukanlah fenomena baru. Kota ini didukung oleh ekosistem keuangan yang sangat kuat, mulai dari Wall Street sebagai pusat pasar modal global, konsentrasi lembaga investasi besar, industri properti bernilai tinggi, hingga kantor pusat berbagai korporasi multinasional.

Bahkan Hong Kong, yang berada di posisi kedua, masih tertinggal lebih dari 30 miliarder dari New York.

Ketimpangan ini menegaskan bahwa hingga kini New York tetap menjadi magnet utama bagi para taipan dunia, baik untuk mengembangkan bisnis maupun menjalani gaya hidup kosmopolitan.

Asia Bangkit, Jadi Penantang Serius Barat

Meski Amerika Serikat masih memegang kendali kuat secara individu, sorotan dunia justru mulai bergeser ke Asia.

Kawasan ini menunjukkan kekuatan kolektif yang mengesankan dengan banyak kota yang masuk dalam jajaran 20 besar kota dengan miliarder terbanyak di dunia.

Hong Kong mencatat 74 miliarder, disusul Mumbai dengan 69 miliarder, serta Beijing yang menjadi rumah bagi 63 miliarder.

Kota-kota tersebut mengisi papan atas bersama New York dan Moskow, mencerminkan pergeseran pusat gravitasi ekonomi global yang semakin condong ke Timur.

Tiongkok Tunjukkan Kedalaman Ekonomi

Keunggulan Asia, khususnya Tiongkok, tidak hanya bertumpu pada satu kota. Selain Beijing, kekayaan di Negeri Tirai Bambu juga tersebar di berbagai pusat ekonomi lain seperti Shanghai, Shenzhen, Hangzhou, dan Guangzhou.

Kondisi ini menandakan bahwa penciptaan kekayaan di Tiongkok bersumber dari berbagai sektor, mulai dari pusat politik dan keuangan, industri manufaktur, hingga inovasi teknologi.

Struktur ekonomi yang berlapis ini membuat Tiongkok memiliki fondasi kekayaan yang relatif lebih menyebar dibandingkan negara lain.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Resmi Jadi Pesepak Bola Pertama Bergelar Miliarder Dunia!

India Ikut Menyusul Lewat Mumbai dan Delhi

India pun tak kalah mencuri perhatian. Mumbai dan Delhi muncul sebagai representasi nyata lonjakan ekonomi Negeri Bollywood tersebut.

Pertumbuhan pasar domestik yang sangat besar, didukung sektor teknologi dan manufaktur, telah melahirkan generasi miliarder baru yang agresif dan kompetitif di tingkat global.

Kehadiran dua kota India dalam jajaran atas menunjukkan bahwa Asia Selatan mulai mengambil peran strategis dalam peta kekayaan dunia.

Barat Bertahan dengan Kekuatan Tradisional

Di tengah laju pertumbuhan Asia, pusat-pusat kekayaan tradisional di Eropa dan Amerika Utara masih menunjukkan daya tahan yang kuat.

London tetap menjadi salah satu basis utama kaum ultra kaya dengan 62 miliarder, sementara Paris dan Milan mewakili kekuatan ekonomi Eropa yang bertumpu pada industri mode dan barang mewah.

Di Amerika Serikat sendiri, akumulasi kekayaan tidak hanya terkonsentrasi di New York. Kota-kota seperti San Francisco dan Los Angeles turut menyumbang jumlah miliarder signifikan, mencerminkan besarnya peran sektor teknologi dan industri hiburan dalam mencetak individu super kaya baru.

Daftar 20 Kota dengan Konsentrasi Miliarder Terbanyak 2025

  1. New York, Amerika Serikat: 109 miliarder
  2. Hong Kong (China): 74 miliarder
  3. Moskow, Rusia: 73 miliarder
  4. Mumbai, India: 69 miliarder
  5. Beijing, China: 63 miliarder
  6. London, Inggris: 62 miliarder
  7. Shanghai, China: 54 miliarder
  8. Singapura: 52 miliarder
  9. San Francisco, Amerika Serikat: 50 miliarder
  10. Delhi, India: 43 miliarder
  11. Shenzhen, China: 37 miliarder
  12. Los Angeles, Amerika Serikat: 35 miliarder
  13. Taipei, Taiwan: 34 miliarder
  14. Hangzhou, China: 31 miliarder
  15. Seoul, Korea Selatan: 31 miliarder
  16. Paris, Prancis: 28 miliarder
  17. Tokyo, Jepang: 27 miliarder
  18. Bangkok, Thailand: 26 miliarder
  19. Milan, Italia: 26 miliarder
  20. Dallas, Amerika Serikat: 24 miliarder

Peta Arah Aliran Uang Dunia

Data tahun 2025 ini memberi sinyal kuat bahwa kekayaan ekstrem dunia semakin terkonsentrasi di wilayah perkotaan.

Para miliarder cenderung berkumpul di kota-kota yang menawarkan kombinasi ideal antara akses pasar modal, infrastruktur modern, dan standar hidup premium.

Bagi pengamat ekonomi dan investor global, daftar ini bukan sekadar statistik, melainkan peta arah pergerakan uang dunia.

Dinamika antara dominasi Asia yang terus menguat dan ketahanan New York sebagai benteng utama Barat menjadi fenomena penting yang patut terus dipantau dalam beberapa tahun ke depan. (*)

 

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Tempat Tinggal Miliarder Dunia #india #new york #kekayaan global #miliarder #Daftar 20 Kota dengan Konsentrasi Miliarder Terbanyak 2025 #hongkong #mumbai #tiongkok