Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Hati-Hati Penipuan Online Saat Liburan Nataru, Ini 5 Tips Aman Bertransaksi Digital

Alifah Nurlias Tanti • Selasa, 23 Desember 2025 | 04:05 WIB
Waspada berbagai modus penipuan online.
Waspada berbagai modus penipuan online.

RADARTUBAN- Semakin ramai menjelang Natal dan Tahun Baru. Orang-orang sibuk belanja perlengkapan liburan, memilih hadiah untuk orang tersayang, memesan tiket perjalanan, sampai berbagi donasi di akhir tahun.

Bayangkan, menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, belanja masyarakat saat libur Natal dan Tahun Baru 2025 bisa tembus Rp 120 triliun.

Untungnya, berkat teknologi, semua transaksi sekarang bisa dilakukan digital—cepat, praktis, dan tanpa ribet.

Meskipun semuanya mudah, kita harus tetap waspada. Semakin banyak transaksi digital, semakin tinggi risiko kejahatan siber, mulai dari penipuan hingga phishing.

Untuk menjaga dompet digital Anda aman selama liburan, berikut lima langkah mudah yang dapat Anda ikuti.

1. Perlakukan PIN dan OTP Layaknya Kunci Rumah

PIN dan OTP adalah pintu masuk ke dompet digital Anda, seperti kunci rumah yang tidak boleh dibagikan. Oleh karena itu, pastikan rahasiaannya benar-benar terjaga.

Ingat, lembaga resmi nggak pernah minta PIN atau OTP kamu. Jadi, abaikan jika seseorang tiba-tiba meminta kode Anda meskipun Anda tidak melakukan transaksi atau login.

Segera keluar dari semua perangkat dan ganti PIN untuk menjaga keamanan.

2. Cermat Mengecek Detail saat Mengirim Saldo atau Hadiah

Sekarang, banyak orang menggunakan transfer e-wallet untuk menukar kado untuk Natal dan Tahun Baru.

Namun, saat Anda sibuk, jangan lupa untuk memeriksa nomor tujuan, nama penerima, dan jumlah transfer sebelum Anda klik kirim.

Untuk meningkatkan keamanan Anda, gunakan fitur Smart Friction, yang dapat memberikan pengingat tambahan dalam kasus nomor yang tampak tidak masuk akal.

3. Hindari Transaksi Menggunakan Wi-Fi Publik

Saat liburan, kita sering berbelanja di mana saja, mulai dari restoran, kafe, hingga tempat umum.

Namun, berhati-hatilah dengan Wi-Fi umum karena rawan terinfeksi malware atau menyadap data.

Saat bertransaksi, gunakan jaringan pribadi atau paket data untuk menjaga keamanan.

Jangan buka aplikasi atau situs yang mengandung informasi pribadi jika terpaksa menggunakan jaringan Wi-Fi publik.

Baca Juga: 6 Cara Aman Bertransaksi Digital agar Terhindar dari Penipuan Online, Pencurian Data, dan Serangan Siber

4. Aktifkan Autentikasi Ganda untuk Perlindungan Tambahan

Multi-factor authentication (MFA) ibarat kunci ganda yang bikin akunmu lebih aman dari tangan jahil.

Dengan fitur Protection, kamu bisa ikuti rekomendasi pengamanan mulai dari pakai PIN, Passkey, sampai fitur keamanan berbasis kredensial digital yang tersimpan aman di perangkat dan terhubung ke akun Google atau Apple.

Anda dapat mengaktifkan opsi keamanan tambahan untuk membuat diri Anda lebih tenang.

5. Rutin Memantau Saldo dan Riwayat Transaksi

Libur Nataru biasanya sangat sibuk sehingga banyak orang lupa mengecek saldo atau mutasi. Padahal, memantau transaksi secara teratur dapat membantu kita menemukan sesuatu yang mencurigakan.

Jika Anda menemukan sesuatu yang tidak sesuai dengan standar, segera ambil langkah-langkah aman seperti memblokir akun, mengubah PIN, atau menghubungi layanan pelanggan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#phishing #liburan nataru #e-wallet #kejahatan siber #transaksi digital #penipuan online #PIN