Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ancol Batalkan Pesta Kembang Api dan Konser Saat Malam Tahun Baru, Begini Penjelasan dari Manajemen

Siti Rohmah • Rabu, 24 Desember 2025 | 19:10 WIB

 

Ilustrasi perayaan malam tahun baru dengan kembang api.
Ilustrasi perayaan malam tahun baru dengan kembang api.

RADARTUBAN - Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk memutuskan meniadakan pertunjukan kembang api pada malam pergantian tahun, Rabu (31/12), sebagai wujud empati dan duka cita mendalam atas bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.

Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, mengatakan keputusan tersebut diambil sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan terhadap para korban dan keluarga terdampak bencana.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah di Sumatera. Kami mendoakan keselamatan, ketabahan, dan kekuatan bagi seluruh korban serta keluarga yang terdampak,” ujar Daniel di Jakarta, Selasa (23/12).

Dia menjelaskan, peniadaan kembang api dilakukan setelah melalui berbagai pertimbangan, agar momen pergantian tahun dapat dimaknai secara lebih mendalam, sejalan dengan nilai kebersamaan dan kepedulian sebagai satu bangsa.

Rencana pesta kembang api yang semula digadang menjadi salah satu yang terbesar pada malam tahun baru pun resmi dibatalkan.

Meski demikian, Ancol memastikan rangkaian kegiatan malam tahun baru tetap berlangsung.

Sejumlah konser, seperti Konser Peduli Sumatera di Pantai Carnaval Ancol yang menampilkan Dewa 19 feat Ello, Helloband, dan Five Minutes, serta Konser New Palapa di Pantai Festival, tetap digelar.

Daniel menuturkan, kegiatan tersebut akan diarahkan pada kebersamaan, doa, donasi, dan refleksi, sehingga dapat menjadi ruang untuk saling menguatkan sekaligus menumbuhkan harapan.

“Kami mengajak seluruh pengunjung menjadikan pergantian tahun ini sebagai momentum perenungan dan doa bersama, agar dengan solidaritas dan kepedulian, kita bisa bangkit menghadapi masa depan,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo juga menegaskan tidak akan ada pesta kembang api dalam perayaan malam tahun baru di Jakarta.

Dia menyebut perayaan cukup diisi dengan atraksi lain, seperti pertunjukan drone.

“Saya segera memutuskan, kembang api tidak perlu. Pakai atraksi drone saja sudah cukup,” ujar Pramono.

Kendati demikian, Pramono menegaskan perayaan malam tahun baru tetap perlu diselenggarakan secara sederhana.

Menurut dia, sebagai ibu kota negara sekaligus kota global, Jakarta tetap menjadi sorotan dunia. 

Dia juga tidak melarang masyarakat merayakan tahun baru sebagai ungkapan rasa syukur dengan cara masing-masing.

“Saya tidak ingin orang dilarang bersyukur dengan caranya sendiri. Jakarta akan dilihat oleh dunia, karena itu perayaannya tetap ada, dengan konsep yang disiapkan secara khusus,” kata Pramono. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#kembang api #ancol #tahun baru #konser