Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Randy Alami Cidera Belikat Saat Syuting Film Dusun Mayit, Malah Ketagihan Rencana Mendaki Bareng Kekasihnya Lyodra

Ika Nur Jannah • Kamis, 25 Desember 2025 | 00:05 WIB

Randy Martin berperan sebagai Raka di film dusun mayit
Randy Martin berperan sebagai Raka di film dusun mayit

RADARTUBAN – Aktor muda Randy Martin harus menanggung cedera di bagian belikat saat menjalani proses syuting film Dusun Mayit.

Meski mengalami peradangan otot akibat adegan fisik berat di kawasan pegunungan ekstrem, semangat Randy untuk kembali mendaki gunung justru tak surut sedikit pun.

Cedera tersebut dialami Randy ketika harus melakoni sejumlah adegan menantang bersama lawan mainnya, Ersya Aurelia, di medan terjal dengan kontur naik-turun yang cukup ekstrem.

Dalam film itu, Randy berkali-kali harus menggendong Ersya, bahkan sambil berlari di jalur pegunungan yang licin dan tidak rata.

Adegan Berat Picu Cedera Belikat

Randy mengungkapkan bahwa cedera bermula dari penggunaan otot yang berlebihan selama syuting.

Adegan menggendong Ersya tidak hanya dilakukan sekali, melainkan berulang kali sepanjang proses pengambilan gambar.

“Hampir setengah film aku harus gendong Ersya. Jalurnya naik-turun gunung, lari-lari juga. Akhirnya belikat dan punggung bawah kena,” ungkap Randy.

Kondisi tersebut membuat otot di area belikat mengalami peradangan. Meski demikian, Randy bersyukur cedera yang dialaminya tidak sampai membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit.

Fisioterapi Tengah Malam di Lokasi Syuting

Untuk memastikan kondisinya tetap prima, tim produksi Dusun Mayit bahkan mendatangkan fisioterapis langsung ke lokasi syuting.

Menariknya, proses perawatan dilakukan di karavan pada tengah malam, di kawasan pegunungan tempat syuting berlangsung.

Randy juga sempat diminta beristirahat selama sekitar satu minggu untuk memulihkan kondisi fisiknya.

Selama masa pemulihan, ia menjalani fisioterapi ringan agar tetap bisa melanjutkan proses syuting tanpa risiko cedera yang lebih serius.

Ia pun membandingkan beban menggendong orang dewasa dengan tas carrier pendakian, yang menurutnya jauh lebih berat dan menguras tenaga.

Pendakian Perdana yang Tak Terlupakan

Syuting Dusun Mayit menjadi pengalaman mendaki gunung pertama bagi Randy Martin.

Dalam film tersebut, ia memerankan karakter Raka, seorang siswa pecinta alam yang terjebak di sebuah desa misterius bersama teman-temannya.

Pengalaman ini menjadi tantangan tersendiri bagi Randy, mengingat ia sebelumnya tidak memiliki latar belakang sebagai pendaki gunung.

Namun, justru dari pengalaman tersebut ia mendapatkan banyak pelajaran baru.

Tak Kapok, Siap Mendaki Lagi Bareng Lyodra

Alih-alih trauma, Randy menegaskan bahwa pengalaman berat selama syuting justru memperkuat mental dan fisiknya.

Ia mengaku tidak kapok dan malah tertarik untuk kembali mendaki gunung di masa mendatang.

“Ini jadi pelajaran banget soal kesiapan fisik dan mental. Ternyata mendaki itu bukan cuma soal naik, tapi stamina dan teknik,” katanya.

Bahkan, Randy sudah memiliki rencana untuk mendaki gunung lagi bersama sang kekasih, Lyodra Ginting. Menurutnya, pengalaman ekstrem tersebut justru membuka minat baru yang sebelumnya tak pernah ia bayangkan.

Semangat dan profesionalisme Randy Martin dalam menghadapi tantangan fisik di lokasi syuting pun mendapat apresiasi dari tim produksi, sekaligus menjadi bukti dedikasinya sebagai aktor muda Tanah Air. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#horor #randy martin #Ersya Aurelia #dusun mayit #cedera #Mendaki Gunung #film dusun mayit