Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Meski Pemerintah Pusat Menolak, Gubernur Aceh Terima Bantuan Malaysia untuk Korban Banjir

Siti Rohmah • Selasa, 30 Desember 2025 | 00:10 WIB
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf saat menerima bantuan kemanusiaan dari warga Malaysia yang diserahkan secara simbolis di Aceh Utara, Minggu (28/12).
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf saat menerima bantuan kemanusiaan dari warga Malaysia yang diserahkan secara simbolis di Aceh Utara, Minggu (28/12).

RADARTUBAN - Meski pemerintah pusat terus menolak bantuan dari luar negeri untuk korban bencana di Pulau Sumatera, Gubernur Aceh Muzakir Manaf melakukan hal berbeda.

Pejabat yang akrab disapa Mualem, menerima bantuan kemanusiaan dari masyarakat Malaysia untuk membantu para korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di Kabupaten Aceh Utara, Minggu.

Mualem menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian rakyat Malaysia terhadap masyarakat Aceh yang tengah dilanda musibah.

Dia menegaskan bahwa seluruh bantuan diterima dengan penuh keikhlasan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada saudara-saudara kami di Malaysia. Bantuan ini kami terima dengan lapang dada, apa pun bentuknya,” ujar Mualem.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan sandang dan pangan.

Bantuan tersebut berasal dari Majlis Ugama Islam dan Adat Resam Melayu Pahang bersama Dewan Perniagaan Malaysia–Aceh sebagai wujud solidaritas kemanusiaan kepada masyarakat Aceh yang terdampak bencana.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti dan mampu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” kata Mualem.

Sementara itu, Ketua Dewan Perniagaan Malaysia–Aceh, Yazid bin Usman, menyatakan bahwa bantuan tersebut merupakan panggilan kemanusiaan yang lahir dari rasa persaudaraan antara masyarakat Malaysia dan Aceh.

“Kami mengajak seluruh rakyat Malaysia untuk membuka pintu hati dan memperbanyak bantuan bagi saudara-saudara kita di Aceh. Sesama mukmin adalah bersaudara. Inilah saatnya kita berbuat kebajikan dan meraih pahala,” ujar Yazid.

Sebagai catatan, bantuan dari berbagai pihak di Malaysia telah beberapa kali disalurkan ke Aceh sejak terjadinya banjir bandang dan tanah longsor.

Sebelumnya, Gubernur Aceh menerima bantuan tahap pertama dan kedua dari relawan Blue Sky Rescue (BSR) Malaysia, berupa sekitar satu ton obat-obatan, satu ton pakaian, serta cokelat untuk anak-anak.

Relawan tersebut juga mengirimkan delapan tenaga medis yang terdiri dari dokter dan perawat.

Selain itu, istri Gubernur Aceh, Marlina Usman, juga telah menerima tiga truk bantuan dari Yayasan Nurjiwa.

Pada hari yang sama, kembali diterima bantuan sandang pangan serta berbagai kebutuhan lainnya dari masyarakat Malaysia sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan dari negara jiran tersebut.(*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Gubernur Aceh #Muzakir Manaf #pemerintah #Indonesia #korban #Malaysia