Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kian Memanas! Sehari Setelah Bela Venezuela, Kim Jong Un Langsung Uji Coba Rudal Maut, Ada Apa?

M Robit Bilhaq • Senin, 5 Januari 2026 | 17:51 WIB
Korea Utara melakukan uji tembak rudal jelajah strategis jarak jauh ke Laut Barat
Korea Utara melakukan uji tembak rudal jelajah strategis jarak jauh ke Laut Barat

RADARTUBAN - Pesan ancaman yang kuat kembali diberikan Pemerintah Korea Utara kepada lingkungan regional maupun dunia internasional dengan melakukan uji coba rudal hipersonik terbarunya.

Pengujian tersebut dilakukan di tengah kondisi geopolitik global yang semakin panas.

Langkah tersebut diambil oleh Pyongyang sebagai upaya untuk memperkokoh kekuatan pertahanan militernya, termasuk kapasitas nuklir, dan juga sebagai respon dinamika keamanan internasional yang dianggap semakin tidak bisa diprediksi.

Berdasarkan laporan resmi kantor berita resmi pemerintah, Korean Central News Agency (KCNA), pada Senin (5/1), negara yang dipimpin Kim Jong Un tersebut telah menembakkan rudal berkemampuan hipersonik untuk memvalidasi kesiapan operasional militer mereka dalam kerangka pencegahan konflik atau perang.

Adapun proses peluncuran senjata yang luar biasa tersebut dipantau secara langsung oleh pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un.

Kim Jong Un menegaskan bahwa upaya pengembangan serta pengujian sistem persenjataan semacam ini adalah langkah strategis yang sangat menentukan.

Kim Jong Un juga menyampaikan bahwa pelaksanaan uji coba tersebut merupakan bagian dari strategi vital untuk memelihara sekaligus memperluas jangkauan daya tangkal nuklir yang tangguh dan tepercaya.

Pihak KCNA menjelaskan bahwa rudal-rudal hipersonik yang diluncurkan berhasil menjangkau dan menghantam target yang berjarak kurang lebih 1.000 kilometer dari titik awal keberangkatan, tepatnya di wilayah perairan bagian timur Korea Utara.

Meski laporan tersebut tidak merinci spesifikasi teknis maupun varian rudal yang diluncurkan secara detail, pencapaian jarak tempuh tersebut mengindikasikan bahwa sistem persenjataan tersebut memiliki kemampuan jangkauan yang sangat luas.

Di sisi lain, otoritas militer Korea Selatan telah memberikan konfirmasi mengenai adanya aktivitas peluncuran rudal balistik dari pihak utara yang mengarah ke laut di sisi timur semenanjung.

Yang menarik adalah, peristiwa penembakan rudal tersebut terjadi tepat pada saat Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, sedang memulai rangkaian kunjungan kenegaraan ke China, yang merupakan agenda diplomatik krusial bagi stabilitas di kawasan Asia Timur.

Pelaksanaan uji coba rudal ini juga dilakukan hanya berselang beberapa waktu setelah Korea Utara merilis pernyataan resmi yang mengutuk keras tindakan militer Amerika Serikat di Venezuela.

Terakhir, Pyongyang menyatakan keberatan dan menganggap serangan yang dilakukan oleh Washington adalah bentuk pelanggaran nyata terhadap kedaulatan negara Venezuela. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Korea Utara #rudal hipersonik #kim jong un #Amerika Serikat #venezuela