Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jelang Porprov 2027, IMI Jatim Siapkan Sirkuit Grasstrack GBT Sebagai Venue Resmi

Bihan Mokodompit • Jumat, 9 Januari 2026 | 11:06 WIB
kejuaraan balap motor di sirkuit GBT Surabaya.
kejuaraan balap motor di sirkuit GBT Surabaya.

RADARTUBAN - Upaya menjadikan Jawa Timur sebagai pusat pengembangan olahraga nasional terus diperkuat melalui rencana pembangunan sirkuit grasstrack GBT di kawasan Gelora Bung Tomo Surabaya.

Pembangunan sirkuit grasstrack GBT ini dipastikan oleh Ikatan Motor Indonesia atau IMI Jawa Timur bersama IMI Kota Surabaya sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembinaan atlet.

Fasilitas tersebut dirancang untuk menjadi venue resmi cabang olahraga motor pada ajang Porprov 2027 yang akan digelar di Jawa Timur.

Selain untuk kebutuhan kompetisi, sirkuit grasstrack GBT juga diproyeksikan menjadi pusat latihan atlet otomotif Surabaya secara berkelanjutan.

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat ekosistem olahraga otomotif, khususnya cabang motorcross Surabaya yang selama ini minim fasilitas.

Persiapan Menuju Porprov 2027 Terus Dimatangkan

Ketua IMI Kota Surabaya, Samsurin, menjelaskan bahwa lintasan yang dibangun merupakan sirkuit khusus balap motor tanah dengan karakter ekstrem.

Lintasan tersebut akan memiliki rintangan khas seperti tanjakan, lumpur, tikungan tajam, hingga gundukan lompatan yang menuntut teknik tinggi.

Menurut Samsurin, cabang motorcross Surabaya bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga membutuhkan kekuatan fisik dan ketahanan atlet.

“Ini semua bagian dari persiapan jangka panjang Porprov 2027. IMI Jawa Timur bersama IMI Kota Surabaya, sudah menyiapkan set plan, gambar perencanaan, gambar teknis, dan beberapa kali melakukan rapat koordinasi dengan pihak Pemerintah Kota Surabaya, termasuk dengan Asisten Administrasi Pembangunan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa IMI Jawa Timur terlibat aktif dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan sirkuit tersebut.

Kolaborasi antara IMI Jawa Timur, IMI Kota Surabaya, dan Pemkot Surabaya menjadi kunci percepatan realisasi proyek ini.

Dorong Kebangkitan Prestasi Motorcross Surabaya

Samsurin menilai kehadiran sirkuit baru akan menjadi tonggak penting bagi kebangkitan motorcross Surabaya.

Selama ini, para pembalap Surabaya harus menjalani latihan di luar daerah seperti Jetis Mojokerto.

Kondisi tersebut dinilai kurang ideal karena berdampak pada konsistensi latihan atlet.

“Kami bersyukur dan masyarakat otomotif Surabaya tentu sama bersyukurnya. Untuk pertama kalinya Surabaya akan memiliki sirkuit lintasan grasstrack dan motorcross yang dibangun pemerintah kota.
Ini akan menjadi ikon penting yang menyempurnakan kawasan Gelora Bung Tomo sebagai pusat sport center Surabaya,” tegasnya saat diwawancarai.

Dengan adanya sirkuit grasstrack GBT, atlet lokal diharapkan bisa berlatih secara rutin tanpa harus keluar kota.

Samsurin optimistis fasilitas ini akan berdampak langsung pada perolehan prestasi Surabaya di Porprov 2027.

“Kalau fasilitas latihan tidak ada di Surabaya, wajar kalau kemarin kita tidak dapat emas. Tapi dengan adanya fasilitas ini, target kami jelas: Surabaya harus juara umum di cabang motorcross, baik road race maupun grasstrack,” ujarnya.

Sejalan dengan Komitmen Pemkot Surabaya

Pembangunan sirkuit grasstrack GBT juga sejalan dengan komitmen Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Pemkot Surabaya menargetkan seluruh cabang olahraga memiliki fasilitas latihan memadai paling lambat pada 2026.

Kebijakan tersebut ditujukan untuk mendukung pembinaan atlet menuju berbagai ajang, termasuk Porprov 2027.

Dukungan pemerintah daerah menjadi fondasi penting bagi keberhasilan program yang dijalankan IMI Jawa Timur.

Keberadaan sirkuit ini diharapkan mampu memperkuat posisi Surabaya sebagai kota olahraga berbasis infrastruktur.

Dengan pembinaan yang terarah, motorcross Surabaya diyakini mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

Sinergi antara pemerintah, IMI Jawa Timur, dan komunitas otomotif diharapkan melahirkan prestasi berkelanjutan.

Ke depan, sirkuit grasstrack GBT diharapkan tidak hanya menjadi venue lomba, tetapi juga simbol kemajuan olahraga otomotif Surabaya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#IMI Jawa Timur #Porprov 2027 #sirkuit grasstrack #gbt #Olahraga Motor #gelora bung karno