RADARTUBAN - Presiden Prabowo bonus atlet SEA Games 2025 menjadi perhatian publik setelah pemerintah memberikan penghargaan langsung kepada para atlet berprestasi di Istana Negara.
Penghargaan tersebut diberikan kepada atlet dan pelatih yang sukses mengharumkan nama Indonesia di ajang SEA Games 2025.
Kontingen Indonesia berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan raihan 91 medali emas, 111 perak, dan 131 perunggu.
Capaian tersebut memperkuat posisi prestasi olahraga Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama di kawasan Asia Tenggara.
Istana Negara Jadi Saksi Penghargaan Negara
Presiden Prabowo Subianto mengundang langsung para atlet peraih medali ke Istana Negara pada Kamis sore, 8 Januari.
Undangan tersebut menjadi simbol kehadiran negara dalam menghargai kerja keras para atlet.
Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan rasa bangga atas perjuangan seluruh atlet dan pelatih Indonesia.
Dia menilai pencapaian SEA Games 2025 bukan hasil instan, melainkan buah dari disiplin dan pengorbanan panjang.
“Dalam pembangunan sebuah negara, dalam perjuangan kebangkitan sebuah negara, olahraga adalah satu cermin daripada keberhasilan negara. Para olahragawan yang dipilih untuk mewakili bangsanya memberi suatu simbol, memberi suatu tanda bahwa bangsa itu bangsa yang kuat,” ujar Presiden Prabowo.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa prestasi olahraga Indonesia memiliki nilai strategis bagi citra dan martabat bangsa.
Bonus Atlet sebagai Penghargaan Nyata
Presiden Prabowo bonus atlet SEA Games 2025 dengan nilai yang dinilai mencerminkan penghargaan serius dari negara.
Atlet peraih medali emas perorangan menerima bonus atlet sebesar Rp1 miliar.
Presiden menegaskan bahwa bonus atlet tersebut bukan sekadar hadiah, melainkan bentuk penghargaan atas pengorbanan atlet.
Dia juga mengingatkan para atlet agar menjadikan bonus atlet sebagai tabungan masa depan.
“Betapa negara menghargai putra-putrinya yang berjuang untuk kehormatan bangsa. Kalau kita memberi penghargaan berupa uang maksudnya adalah justru untuk menjadi tabunganmu dalam masa-masa yang akan datang," kata Prabowo.
Menurut politisi Partai Gerindra itu, ini adalah wujud penghargaan, karena untuk mencapai prestasi tersebut tidak mudah, harus korbankan waktu dan tenaga.
"Ini adalah penghargaan atas keringatmu, perjuanganmu. Menjadi atlet di kancah internasional membutuhkan mental yang bagus,” urai Presiden.
Kebijakan ini dinilai memperkuat ekosistem prestasi olahraga Indonesia secara berkelanjutan.
Dukungan Pemerintah Dinilai Dorong Prestasi Berkelanjutan
Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menilai langkah Presiden sebagai dorongan moral yang sangat kuat.
Menurut Erick, perhatian Presiden terhadap bonus atlet menunjukkan visi jangka panjang terhadap kesejahteraan atlet.
“Alhamdulillah luar biasa Bapak Presiden memberi dukungan yang maksimal dan memiliki visi yang luar biasa. Tidak hanya kita dituntut prestasi tapi juga diapresiasi, dalam bentuk bonus berupa tabungan. Ini artinya Bapak Presiden benar-benar memikirkan masa depan para atlet. Beliau mendorong kita untuk terus menjaga performa terbaik termasuk di ajang multievent berikutnya yaitu Asian Games,” ujar Erick.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa prestasi olahraga Indonesia menjadi agenda strategis pemerintah.
Kenaikan Pangkat dan Agenda Kejuaraan Berikutnya
Selain bonus atlet, Presiden juga memberikan apresiasi berupa kenaikan pangkat kepada atlet dari unsur TNI.
Tiga atlet berkuda nomor eventing mendapat kenaikan menjadi perwira.
Letda TNI Rizki Juniansyah juga memperoleh kenaikan pangkat dua tingkat menjadi Kapten.
Rizki sebelumnya sukses meraih emas SEA Games 2025 sekaligus memecahkan rekor dunia.
Sebagai penutup, Presiden meminta atlet untuk terus menjaga fokus dan meningkatkan prestasi menuju Asian Games.
Kemenpora bersama NPC Indonesia juga akan melepas atlet paralimpik ke ASEAN Paragames pada 20 Januari mendatang.
Langkah ini menegaskan kesinambungan pembinaan prestasi olahraga Indonesia pasca SEA Games 2025. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama