Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Doa Khusus di Hari Jumat yang Sangat Mustajab, Begini Penjelasan dari Ustadz Adi Hidayat

Bihan Mokodompit • Jumat, 23 Januari 2026 | 11:00 WIB
Ilustrasi berdoa
Ilustrasi berdoa

RADARTUBAN - Doa Khusus di Hari Jumat menjadi salah satu amalan yang dianjurkan untuk diperbanyak, terutama pada waktu mustajab setelah salat Ashar sebagaimana dijelaskan oleh Ustadz Adi Hidayat.

Penjelasan ini disampaikan Ustadz Adi Hidayat dalam berbagai kajian keislaman yang membahas keutamaan hari Jumat sebagai sayyidul ayyam atau penghulu hari.

Dalam penjelasannya, Ustadz Adi Hidayat menekankan pentingnya memanfaatkan waktu mustajab hari Jumat untuk memohon kecukupan rezeki yang halal.

Menurut Ustadz Adi Hidayat, doa yang dipanjatkan pada waktu tersebut memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.

Doa Khusus di Hari Jumat ini dianjurkan dibaca dengan penuh kekhusyukan dan keyakinan kepada Allah SWT.

Penjelasan Doa Inti yang Dianjurkan

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa terdapat doa inti yang sangat dianjurkan untuk dibaca pada waktu mustajab hari Jumat.

Doa tersebut berisi permohonan agar Allah mencukupkan hamba-Nya dengan rezeki halal dan menjauhkan dari segala bentuk keharaman.

Berikut doa inti yang disampaikan Ustadz Adi Hidayat dalam kajiannya.

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Latin:
Allahummakfina bihalalika an haramik, wa aghnina bifadhlika ‘amman siwak.

Artinya:

“Ya Allah, cukupkanlah aku dengan yang halal dari-Mu sehingga menjauhkan aku dari yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu sehingga aku tidak membutuhkan selain-Mu.”

Doa tersebut dikenal sebagai doa rezeki halal yang bersumber dari ajaran Rasulullah SAW.

Doa Khusus di Hari Jumat ini dinilai relevan dengan kondisi masyarakat yang menghadapi tantangan ekonomi.

Waktu Mustajab Hari Jumat Menurut Ustadz Adi Hidayat

Ustadz Adi Hidayat menyebutkan bahwa waktu mustajab hari Jumat berada pada rentang setelah salat Ashar hingga menjelang Magrib.

Waktu mustajab hari Jumat ini sangat singkat sehingga dianjurkan untuk dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.

Dalam praktiknya, umat Islam dianjurkan untuk duduk tenang menghadap kiblat setelah Ashar.

Baca Juga: Adakan Doa Di Pemakaman, Tamara Tyasmara Rayakan Ulang Tahun Almarhum Dante yang Ke-8

Setelah itu, dianjurkan memperbanyak zikir sebelum memanjatkan doa Khusus di Hari Jumat.

Ustadz Adi Hidayat menekankan bahwa kualitas doa lebih penting dibandingkan kuantitas bacaan.

Tambahan Doa dan Permohonan Ketaatan

Selain doa inti, Ustadz Adi Hidayat juga menganjurkan tambahan doa sesuai kebutuhan masing-masing.

Permohonan tersebut mencakup agar diberikan kemudahan dalam ketaatan dan dijauhkan dari maksiat.

Doa rezeki halal juga dapat disertai permohonan agar Allah melapangkan jalan menuju keutamaan hidup.

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa setiap hamba memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, doa Khusus di Hari Jumat dapat disesuaikan dengan hajat pribadi masing-masing.

Anjuran Memperbanyak Sholawat

Dalam kajiannya, Ustadz Adi Hidayat juga menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak sholawat pada hari Jumat.

Sholawat dinilai sebagai amalan pembuka doa agar lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.

Waktu mustajab hari Jumat menjadi momen tepat untuk menggabungkan doa, sholawat, dan zikir.

Ustadz Adi Hidayat menegaskan bahwa sholawat merupakan bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Doa rezeki halal yang disertai sholawat diharapkan membawa keberkahan dalam kehidupan.

Pentingnya Memahami Makna Doa

Ustadz Adi Hidayat mengingatkan agar umat Islam memahami makna doa yang dibaca.

Pemahaman tersebut akan membantu menghadirkan kekhusyukan saat berdoa.

Doa Khusus di Hari Jumat bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk penghambaan kepada Allah SWT.

Dengan memahami waktu mustajab hari Jumat, umat Islam diharapkan lebih disiplin dalam beribadah.

Ustadz Adi Hidayat menutup penjelasannya dengan mengajak umat Islam untuk istiqamah dalam doa dan ketaatan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#doa rezeki #halal #Jumat #Ashar #mustajab #Ustadz Adi Hidayat