Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Cisarua Bandung Barat, 7 Orang Tewas dan Ratusan Masih Hilang

Siti Rohmah • Minggu, 25 Januari 2026 | 08:59 WIB
Suasana timbunan longsor Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (24/1).
Suasana timbunan longsor Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (24/1).

RADARTUBAN - Bencana banjir bandang yang disertai longsor menerjang Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu dini hari.

Peristiwa tersebut mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia, sementara ratusan warga lainnya dilaporkan masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Kapolsek Cisarua A. Y. Yogaswara di Bandung, Sabtu, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB.

Warga terlebih dahulu mendengar suara gemuruh keras sebelum material tanah, batu, dan lumpur meluncur dari Kampung Pasirkuning menuju Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu.

“Warga sempat mendengar suara gemuruh yang cukup kuat, kemudian material longsor bergerak dari arah Kampung Pasirkuning ke Kampung Pasir Kuda dan disertai banjir bandang,” ujarnya.

Akibat bencana tersebut, puluhan rumah warga dilaporkan tertimbun material longsor dan lumpur, sehingga menimbulkan kerusakan berat pada kawasan permukiman di sekitar lokasi terdampak.

Berdasarkan data sementara dari kepolisian hingga Sabtu (24/1) pukul 12.00 WIB, sebanyak tujuh korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, ratusan warga lainnya masih diduga tertimbun dan terus dicari oleh tim gabungan di lapangan.

Yogaswara menyampaikan bahwa proses evakuasi dan pencarian korban melibatkan unsur kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, serta masyarakat setempat yang bersama-sama melakukan penanganan darurat.

Namun, upaya pencarian menghadapi sejumlah kendala, antara lain kondisi medan yang sulit, tebalnya material longsoran, serta cuaca yang masih berpotensi hujan di wilayah tersebut.

“Kami tetap berupaya semaksimal mungkin melakukan pencarian korban dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh petugas di lapangan,” kata Yogaswara.

Dia juga mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi bencana agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan menjauhi area longsoran, mengingat kondisi tanah masih labil dan berpotensi memicu bencana susulan.(*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#kepolisian #Banjir Bandang #bandung barat #cisarua