Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Turis Asal Singapura Jadi Korban Pencopetan di Pasar Jodoh Batam

Amaliya Syafithri • Minggu, 25 Januari 2026 | 13:05 WIB
Ilustrasi keramaian pasar.
Ilustrasi keramaian pasar.

RADARTUBAN - Pada Jumat siang, 23 Januari 2026, sebuah insiden pencopetan yang melibatkan wisatawan asing viral di media sosial setelah terjadi di Pasar Jodoh, Batam, Kepulauan Riau.

Seorang wisatawan mancanegara (WNA) asal Singapura dilaporkan menjadi korban pencopetan dengan kerugian awal diklaim mencapai SGD 32.000 (setara sekitar Rp400 juta), sekaligus kehilangan beberapa dokumen identitas pentingnya.

Peristiwa tersebut berlangsung di tengah keramaian Pasar Jodoh, sebuah pusat perdagangan populer di Batam yang sering didatangi wisatawan dan penduduk setempat.

Korban, seorang pria paruh baya, diketahui tengah berjalan dan berbelanja di area pasar ketika dia tiba-tiba menyadari bahwa uang tunai dan dokumen pribadinya telah hilang.

Rekaman video yang beredar di platform digital mempertontonkan pria itu panik dan kebingungan, sambil dikerumuni oleh warga serta pedagang yang kebetulan berada di lokasi.

Kerumunan yang terbentuk mencoba membantu menenangkan korban dan mengarahkan agar ia segera melapor ke pihak berwajib.

Beberapa saksi mata menyebut bahwa pria itu terlihat mondar-mandir sambil memegang tasnya yang terbuka sebelum kerugian tersebut diketahui.

Meski begitu, sampai saat ini belum ada rekaman video yang jelas memperlihatkan proses pencopetan atau identitas pelaku aksi kriminal tersebut.

Pihak kepolisian setempat dikabarkan telah turun ke lokasi dan sedang memeriksa wilayah sekitar untuk mencari petunjuk, termasuk mengumpulkan rekaman CCTV di titik-titik strategis di area pasar.

Akan tetapi hingga laporan berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat mengenai jumlah pasti kerugian korban maupun perkembangan penyelidikan terhadap pelaku pencopetan.

Kejadian ini menjadi perhatian khusus karena melibatkan wisatawan asing, serta menunjukkan potensi masalah keamanan di area publik yang ramai.

Kasus-kasus pencopetan seperti ini biasanya memicu komentar publik tentang pentingnya kewaspadaan saat membawa barang berharga di tempat ramai, khususnya saat berwisata.(*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#wna singapura #turis #batam #pasar jodoh