Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tim SAR Masih Mencari Warga yang Tertimbun Longsor di Cisarua, Bandung Barat

Siti Rohmah • Minggu, 25 Januari 2026 | 09:05 WIB
Proses evakuasi korban longsor di Kampung Pasirkuning hingga, Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (24/1).
Proses evakuasi korban longsor di Kampung Pasirkuning hingga, Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (24/1).

RADARTUBAN - Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap 82 warga yang diduga tertimbun longsor di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Bencana tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah itu pada Sabtu dini hari.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan bahwa proses pencarian dilakukan secara manual dengan mengerahkan personel gabungan serta dibantu anjing pelacak K9.

“Dari total 113 warga yang terdampak longsor, sebanyak 23 orang berhasil selamat dan sudah diamankan. Delapan orang ditemukan meninggal dunia, sementara 82 lainnya masih dalam proses pencarian,” ujar Herman di lokasi kejadian, Sabtu.

Dia menjelaskan bahwa kegiatan pencarian dan evakuasi dikoordinasikan langsung oleh Bupati Bandung Barat dengan melibatkan berbagai unsur, seperti TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Basarnas.

Menurut Herman, pemerintah daerah saat ini memprioritaskan penanganan terhadap para korban selamat yang telah dievakuasi ke tenda-tenda darurat.

Sementara itu, proses pencarian korban yang tertimbun akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keamanan medan di lapangan.

Kapolsek Cisarua A. Y. Yogaswara mengatakan peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.

Warga sempat mendengar suara gemuruh keras sebelum material tanah dan lumpur meluncur dari Kampung Pasirkuning menuju Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, dan disertai banjir bandang.

“Warga mendengar suara gemuruh yang cukup kuat, lalu material longsor bergerak dari Kampung Pasirkuning ke arah Kampung Pasir Kuda dan terjadi bersamaan dengan banjir bandang,” katanya.

Yogaswara mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi bencana agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan menjauhi area longsoran.

Hal ini mengingat kondisi tanah masih labil dan berpotensi memicu terjadinya bencana susulan.

“Kami terus berupaya maksimal dalam pencarian korban dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh petugas di lapangan,” ujarnya.

Akibat bencana tersebut, puluhan rumah warga dilaporkan tertimbun material longsor dan lumpur, yang menyebabkan kerusakan berat pada kawasan permukiman di sekitar lokasi terdampak.(*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#jawa barat #Gunung Burangrang #BPBD #kabupaten bandung #Tim SAR #cisarua