RADARTUBAN – Pasar cryptocurrency global kembali mengalami tekanan berat dalam 24 jam terakhir.
Bitcoin (BTC) menjadi sorotan utama setelah gelombang aksi jual semakin menguat dan menyeret sebagian besar aset kripto utama ke zona merah. Sentimen bearish pun kembali mendominasi pergerakan pasar.
Bitcoin Tertekan dalam Perdagangan Harian
Berdasarkan pantauan terbaru, harga Bitcoin tercatat turun 0,32 persen dalam satu jam terakhir dan berada di level 88.986 dolar AS pada Kamis (29/1) pagi WIB.
Meski koreksi harian terlihat terbatas, tekanan yang lebih besar tampak dalam rentang waktu yang lebih panjang.
Secara mingguan, BTC terkoreksi 0,99 persen. Namun secara bulanan masih mencatat kenaikan 2,14 persen, sementara dalam periode 90 hari terakhir justru mengalami penurunan signifikan hingga 18,32 persen.
Aktivitas Jual Meningkat, Dominasi Bitcoin Tetap Kuat
Penurunan harga ini mencerminkan aktivitas penjualan yang semakin intens dari para pelaku pasar.
Kendati demikian, dominasi Bitcoin masih terbilang kokoh dengan kapitalisasi mencapai 1,85 triliun dolar AS, dari total nilai pasar kripto global.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun harga melemah, Bitcoin masih menjadi aset utama yang memegang pengaruh besar terhadap arah pergerakan pasar kripto secara keseluruhan.
Altcoin Ikut Terseret ke Zona Merah
Tekanan tidak hanya dirasakan Bitcoin. Sejumlah altcoin utama juga mencatat pelemahan harga. XRP turun 0,35 persen ke level 1,90 dolar AS, sementara Solana (SOL) melemah 1,52 persen menjadi 124,66 dolar AS.
Dogecoin (DOGE) juga terkoreksi 1,05 persen ke posisi 0,124 dolar AS. Selain itu, Bitcoin Cash (BCH), Chainlink (LINK), dan Monero (XMR) masing-masing turun sekitar 1 persen, 1 persen, dan 0,39 persen.
TYPE Melonjak, BNB Bertahan Positif
Di tengah dominasi tren negatif, pergerakan berbeda justru ditunjukkan oleh TYPE yang melonjak 8,77 persen hingga menyentuh 33,73 dolar AS. Kenaikan ini menjadi anomali tersendiri di tengah gejolak pasar.
Sementara itu, BNB masih mampu bertahan di zona hijau dengan kenaikan tipis 0,34 persen ke level 900,17 dolar AS.
Faktor Penyebab dan Peluang Pemulihan
Analis pasar menilai koreksi ini dipicu oleh kombinasi beberapa faktor, mulai dari likuidasi posisi leverage, kekhawatiran terhadap kondisi makroekonomi global, hingga melambatnya aliran dana dari produk ETF kripto.
Meski demikian, harapan pemulihan masih terbuka. Peluang pemangkasan suku bunga oleh bank sentral dinilai berpotensi menjadi katalis positif yang dapat mengangkat kembali sentimen pasar dalam waktu dekat. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni