RADARTUBAN – Film berbahasa Sunda berjudul Sunda Emperor resmi merilis first look sekaligus mengumumkan jajaran pemain dalam sebuah acara di Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (25/1).
Film ini menjadi karya perdana rumah produksi Sapawave Films yang digarap oleh Angling Sagaran sebagai penulis, sutradara, sekaligus produser.
Mengusung genre petualangan komedi, Sunda Emperor menghadirkan cerita ringan namun sarat nilai budaya, dengan dialog 100 persen menggunakan bahasa Sunda autentik.
Petualangan Miheng dan Jejak Kerajaan Sunda
Film ini mengisahkan Miheng, seorang pemuda Sunda polos yang tanpa sengaja menemukan fakta bahwa dirinya memiliki keterkaitan dengan keturunan kerajaan, setelah menemukan sebuah koin peninggalan Kerajaan Sunda.
Bersama dua sahabatnya, Ohim dan Ece, Miheng terlibat dalam petualangan penuh tawa, konflik, dan kejutan yang menggali makna persahabatan, identitas diri, serta penghormatan terhadap leluhur.
Baca Juga: Ali Fikry Ungkap Tantangan Jadi Rama di Film Esok Tanpa Ibu
Dialog Full Bahasa Sunda Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu keunikan Sunda Emperor terletak pada penggunaan bahasa Sunda secara penuh dalam seluruh dialog.
Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pemeran, terutama bagi aktor yang tidak tumbuh dalam lingkungan budaya Sunda.
Laura Moane, salah satu pemeran utama, mengaku harus bekerja ekstra untuk mendalami intonasi, logat, dan pemaknaan budaya Sunda dalam perannya.
“Memerankan Neng Eti jadi tantangan besar karena seluruh dialog menggunakan bahasa Sunda,” ujar Laura, Jumat (30/1), dikutip dari Kompas.com.
Film Komedi dengan Misi Budaya
Angling Sagaran menegaskan, Sunda Emperor tidak sekadar dibuat untuk menghibur, melainkan menjadi medium modern dalam mengenalkan nilai-nilai budaya Sunda kepada generasi muda.
“Sunda Emperor bukan sekadar hiburan, tapi cara modern menghidupkan nilai-nilai budaya Sunda agar tetap relevan bagi generasi muda,” ujar Angling.
Ia juga ingin membuktikan bahwa cerita daerah dengan bahasa lokal mampu bersaing dan diterima di industri film nasional.
Siap Tayang di Bioskop 2026
Dengan narasi yang ringan namun bermakna, Sunda Emperor diharapkan dapat menjangkau penonton lintas generasi.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada tahun 2026 dan menjadi salah satu upaya memperkaya ragam film lokal berbasis budaya daerah. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni