Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Danantara Siap Masuk Demutualisasi BEI, Minat Jadi Pemegang Saham

Ika Nur Jannah • Minggu, 1 Februari 2026 | 09:31 WIB

 

CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani.
CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani.

RADARTUBAN - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menyatakan kesiapannya ikut serta dalam proses demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai bagian dari reformasi pasar modal nasional.

Pernyataan ini disampaikan CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (31/1), di mana dia menegaskan minat lembaganya menjadi pemegang saham BEI pasca-demutualisasi rampung.

Rosan menyambut baik percepatan demutualisasi BEI, yang selaras dengan praktik internasional di mana Sovereign Wealth Fund serta memiliki saham bursa efek.

Langkah ini dinilai mampu memperkuat tata kelola, transparansi, dan kepercayaan pelaku pasar, terutama mengingat kontribusi BUMN terhadap kapitalisasi pasar mencapai hampir 30 persen.

Dia menambahkan bahwa Danantara akan menunggu struktur demutualisasi final sebelum menentukan mekanisme masuk, seperti melalui penawaran umum perdana (IPO) atau skema lainnya.

Pemerintah menargetkan demutualisasi BEI selesai pada kuartal pertama tahun 2026, berlandaskan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah memastikan proses ini berjalan tahun ini untuk transformasi struktural pasar modal. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menjamin independensi BEI tetap terjaga meski ada calon pemegang saham baru seperti Danantara.

Langkah Danantara ini diharapkan memperdalam likuiditas pasar saham dan mendorong lebih banyak emiten pelat merah melantur, sejalan dengan visi penguatan ekonomi nasional. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#bei #nasional #saham #Danantara #bursa efek indonesia