RADARTUBAN- BMKG memprediksi sebagian besar kota besar di Indonesia akan tertutup awan dan berpotensi diguyur hujan ringan pada Senin (2/2).
BMKG melalui sistem peringatan dini cuaca memprakirakan sejumlah kota besar di Sumatera, seperti Medan, Bengkulu, Padang, Pekanbaru, Jambi, Palembang, dan Bandar Lampung, berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang.
Sementara itu, Aceh dan Tanjung Pinang diperkirakan hanya mengalami kondisi berawan.
Pulau Jawa Berpotensi Hujan Merata
Di Pulau Jawa, hujan ringan hingga sedang diperkirakan turun merata di sejumlah kota besar, antara lain Banten, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.
“Di Pulau Jawa, hujan ringan hingga sedang diperkirakan turun merata di sejumlah kota besar,” kata Prakirawan BMKG Medayu Bestari dalam siaran dari Jakarta.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Hujan Lebat Masih Berpotensi Guyur Jabodetabek Sepekan
Kalimantan dan Sulawesi, Waspada Hujan Lebat
Untuk wilayah Kalimantan, hujan ringan diperkirakan turun di Palangkaraya, Samarinda, dan Pontianak.
Sementara itu, Banjarmasin dan Tanjung Selor berpotensi diguyur hujan lebat disertai kilat.
Di Sulawesi, hujan ringan hingga sedang diperkirakan turun di Mamuju dan Makassar.
Kendari berpotensi diguyur hujan lebat disertai kilat, sedangkan Palu, Gorontalo, dan Manado diprediksi berawan tebal.
Cuaca Wilayah Timur Indonesia
Di wilayah timur Indonesia, cuaca diperkirakan berawan di Ambon, Sorong, Manokwari, dan Jayapura.
Sementara itu, Nabire dan Jayawijaya berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang.
Adapun Merauke diprediksi mengalami hujan lebat disertai kilat.
Penjelasan BMKG Soal Operasi Modifikasi Cuaca
BMKG menegaskan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dijalankan di Indonesia merupakan langkah mitigasi bencana yang terukur dan berbasis sains.
Upaya ini dilakukan sebagai respons terhadap menurunnya daya dukung lingkungan serta meningkatnya ancaman perubahan iklim.
Dalam sejumlah narasi yang beredar, OMC disebut memiliki risiko seperti membuat kondisi cuaca tidak stabil, memicu terbentuknya cold pool atau kolam udara dingin, hingga memindahkan atau menumpuk air di wilayah tertentu yang berujung banjir besar. OMC juga dinilai berpotensi menimbulkan rasa aman semu.
Fenomena Cold Pool Bersifat Alami
Menanggapi hal tersebut, BMKG menegaskan bahwa cold pool atau kolam udara dingin merupakan fenomena meteorologi yang sepenuhnya alami.
Kondisi ini terjadi ketika air hujan menguap di bawah awan badai, membuat udara menjadi lebih dingin, lalu membentuk massa udara padat yang akhirnya jatuh ke permukaan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni