RADARTUBAN – Kegiatan Duta Literasi Pelajar jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat se-Kabupaten Tuban yang diinisiasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi berakhir. Sebanyak 125 peserta kini resmi menyandang predikat Duta Literasi.
Penyematan tanda duta literasi digelar di Kampus Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, Rabu, (4/2).
Ketua PWI Kabupaten Tuban, Suwandi, menuturkan keberhasilan program ini semakin memantik komitmen PWI untuk terus menghadirkan pendidikan literasi bagi pelajar. Terlebih, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tuban telah memberi ruang agar program literasi ini bisa berkelanjutan.
“Tentu kesempatan ini akan kita laksanakan secara berkelanjutan,” terang Suwandi.
Wartawan Harian Bangsa itu berharap para pelajar yang telah mengikuti kegiatan ini tetap produktif menyebarkan informasi positif terkait sekolah masing-masing.
“Setelah kegiatan ini, diharapkan setiap ada event sekolah, adik-adik inilah yang bertugas,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri se-Kabupaten Tuban, Nanang Syafi’i, menyampaikan apresiasi kepada PWI Tuban atas terselenggaranya kegiatan Duta Literasi bagi pelajar SMP/sederajat.
“Kami dari MKKS mengucapkan terima kasih. PWI telah andil dalam mempersiapkan siswa-siswi kami,” ujarnya dalam sambutan.
Nanang menyebut, sebanyak 52 SMP Negeri se-Kabupaten Tuban turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Tingginya partisipasi tersebut diharapkan menjadi dasar agar kegiatan serupa dapat digelar rutin setiap tahun.
“Harapannya, kegiatan seperti ini menjadi agenda tahunan dengan perencanaan yang lebih matang,” tambahnya.
Dalam laporannya, Ketua Pelaksana Kegiatan, Achmad Choirul Hanafi, menjelaskan kegiatan berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu, 3–4 Februari 2026 di Unirow Tuban.
Para peserta mendapatkan sejumlah materi, di antaranya pengenalan jurnalistik oleh jurnalis MNC Media Pipit Wibawanto, Pemahaman Literasi oleh jurnalis Jawa Pos Radar Tuban Yudha Satria Aditama, literasi keuangan dari Bank Jatim, kedisiplinan, dan pentas seni.
Pada hari kedua, peserta mendapatkan pengetahuan literasi informasi keselamatan dari Damkar dan pemantapan literasi digital dari Amin, jurnalis Jatimpos.
“Harapannya, adik-adik ini menjadi ujung tombak literasi di sekolah masing-masing,” tegas Amin. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni