Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mensesneg Prasetyo Hadi Desak Kepala Desa Aktif Pantau Kelompok Rentan Usai Kasus Bunuh Diri Siswa SD di NTT

Ika Nur Jannah • Kamis, 5 Februari 2026 | 19:05 WIB

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi

RADARTUBAN – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mendesak para kepala desa dan lurah untuk lebih aktif memantau kelompok masyarakat rentan guna mencegah terulangnya peristiwa tragis seperti kasus bunuh diri seorang siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Prasetyo menekankan pentingnya peran pemerintah desa sebagai garda terdepan dalam mendeteksi persoalan sosial di masyarakat.

Fokus pada Warga Rentan dan Kemiskinan Ekstrem

Menurut Prasetyo, pemantauan intensif perlu difokuskan pada warga yang masuk kategori rentan, terutama mereka yang terdampak kemiskinan ekstrem.

Baca Juga: Mensesneg Prasetyo Hadi: Istana Milik Kita Semua, Silakan Mahasiswa Sampaikan Aspirasi

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penanganan persoalan sosial serta memastikan intervensi pemerintah benar-benar menjangkau lapisan masyarakat paling bawah.

Kasus di Ngada Jadi Bahan Evaluasi Nasional

Prasetyo menyebut insiden bunuh diri siswa SD di Kabupaten Ngada, NTT, sebagai pelajaran berharga yang harus dievaluasi secara menyeluruh.

Evaluasi tersebut mencakup sistem pendataan, pelaporan, hingga respons dini dari aparatur desa terhadap kondisi warganya.

Baca Juga: HUT ke-80 RI, Mensesneg Pastikan 8 Pintu Masuk Istana Dibuka untuk 16.000 Peserta Upacara 17 Agustus 2025

Seorang siswa SD diduga mengakhiri hidupnya karena tidak mampu membeli buku dan pena, peristiwa yang kemudian memicu perhatian nasional terhadap kondisi pendidikan dan kemiskinan di daerah terpencil.

Tanggung Jawab Negara atas Pendidikan Anak

Wakil Ketua DPR RI Lalu Hadrian Irfani menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab penuh atas pendidikan anak-anak Indonesia agar tragedi serupa tidak terulang.

Ia mendorong penguatan peran pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan akses pendidikan yang layak bagi seluruh anak.

Koordinasi Lintas Kementerian untuk Pencegahan

Prasetyo mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti untuk menyusun langkah pencegahan ke depan.

Pemerintah pusat akan menjadikan kasus ini sebagai bahan evaluasi kebijakan pengentasan kemiskinan dengan menitikberatkan pada kepedulian sosial dan pelaporan dini dari tingkat desa.

Janji Kehadiran Negara bagi Kelompok Rentan

Prasetyo menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan negara secara lebih nyata bagi kelompok masyarakat rentan, meskipun mereka belum sepenuhnya mandiri secara ekonomi.(*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Ngada #mensesneg #ntt #bunuh diri #Prasetyo Hadi #siswa sd