Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Penduduk Miskin RI Diklaim Hanya 23,36 Juta, Jawa Jadi Penyumbang Terbesar

Alifah Nurlias Tanti • Jumat, 6 Februari 2026 | 17:08 WIB
Jumlah penduduk miskin di Indonesia sangat tinggi.
Jumlah penduduk miskin di Indonesia sangat tinggi.

RADARTUBAN- Jumlah penduduk miskin di Indonesia pada September 2025 tercatat sebanyak 23,36 juta orang.

Meskipun angka ini masih sangat tinggi, kemungkinan besar jumlah tersebut turun sekitar 490 ribu orang dari Maret 2025, enam bulan sebelumnya.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan tingkat kemiskinan di Indonesia saat ini adalah 8,25 persen dari total penduduk, turun 0,22 persen dibandingkan Maret 2025, menunjukkan perbaikan yang perlahan.

Amalia menyatakan bahwa angka kemiskinan di Indonesia terus menurun dari Maret 2023 hingga September 2025.

Dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta pada hari Kamis (5/2), dia menyatakan bahwa penurunan ini terus-menerus terjadi, menunjukkan bahwa ada perbaikan yang nyata, meskipun sedikit demi sedikit.

Menurut BPS, baik kota maupun desa mengalami penurunan tingkat kemiskinan.

Tingkat kemiskinan di daerah perkotaan pada September 2025 adalah 6,6 persen, penurunan tipis sebesar 0,13 persen poin dibandingkan dengan Maret 2025.

Meskipun ada sedikit penurunan, itu tetap menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat perkotaan telah berubah.

Tingkat kemiskinan di pedesaan turun signifikan, mencapai 10,72 persen pada September 2025, turun sekitar 0,31 persen dari Maret 2025.

Namun, kemiskinan masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, berdasarkan jumlah penduduknya. BPS mencatat ada sekitar 12,32 juta orang miskin di Jawa, atau setara dengan lebih dari separuh (52,75 persen) dari total penduduk miskin di Indonesia.

Amalia menjelaskan bahwa lebih dari separuh penduduk miskin di Indonesia masih tinggal di Pulau Jawa.

Artinya, beban terbesar kemiskinan masih terkonsentrasi di wilayah dengan jumlah penduduk paling padat ini.

Sebaliknya, Pulau Kalimantan mencatat angka paling rendah.

Di sana, jumlah penduduk miskin sekitar 880 ribu orang, atau hanya 3,76 persen dari total penduduk miskin nasional.

Angka ini menunjukkan bahwa Kalimantan menjadi wilayah dengan tingkat kemiskinan paling kecil dibandingkan pulau-pulau lain di Indonesia.

Amalia menuturkan bahwa dibandingkan dengan Maret 2025, seluruh wilayah Indonesia mengalami penurunan angka kemiskinan.

Menariknya, penurunan paling besar terlihat di Maluku dan Papua, dengan penurunan mencapai 0,68 persen poin.

Hal ini menunjukkan adanya perbaikan yang cukup nyata di kawasan timur Indonesia. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#penduduk miskin #bps #Indonesia