Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Begini Pembelaan Adly Fairuz yang Terseret Dugaan Penipuan Masuk Akpol Miliaran Rupiah

Ika Nur Jannah • Jumat, 6 Februari 2026 | 17:29 WIB
Aktor Adly Fairuz.
Aktor Adly Fairuz.

RADARTUBAN - Aktor Adly Fairuz terseret kasus dugaan penipuan terkait pengurusan masuk Akademi Kepolisian (Akpol) senilai miliaran rupiah.

Pihak kuasa hukumnya menegaskan bahwa Adly hanya berperan sebagai perantara tanpa kewenangan atas proses seleksi tersebut.

Latar Belakang Kasus

Kasus ini bermula pada tahun 2023 ketika Adly diduga menawarkan jasa melalui rekannya, Agung Wahyono, kepada Abdul Hadi untuk meloloskan anaknya masuk Akpol.

Korban diminta menyetor Rp 3,65 miliar secara tunai, dengan klaim uang diserahkan ke sosok "Jenderal Ahmad" yang ternyata nama samaran dari Adly Ahmad Fairuz.

Adly disebut mengaku memiliki pengaruh besar sebagai cucu mantan penguasa, meskipun janji pemberian tidak terwujud. Korban hanya menerima cicilan Rp 500 juta pada Mei 2025.

sisanya macet hingga gugatan diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan tuntutan hampir Rp 5 miliar atas wanprestasi dan penipuan.

Kuasa hukum Adly, Andy Gultom, membantah tudingan tersebut saat ditemui di Jakarta pada Kamis (5/2).

"Hanya orang yang memperkenalkan, tidak ikut campur dalam pengurusan ini, pengurusan apa yang diisukan itu” tegasnya, seperti dikutip dari sumber kompas

Dia menambahkan bahwa objek perjanjian berada di luar kendali kliennya sehingga gugatan dianggap janggal secara hukum.

Gultom menekankan niat baik Adly sebagai hubungan antar rekan tanpa terlibat administrasi atau teknis.

Hingga kini, pihak Adly belum memberikan pernyataan resmi lebih lanjut terkait proses hukum yang bergulir.

Kasus ini masih dalam sidang perdata, sementara polisi disebut tengah mendalami aliran dana terkait dugaan penipuan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#adly fairuz #akpol #Penipuan