RADARTUBAN – Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa gempa yang terjadi di Pacitan pada Jumat (6/2) pagi termasuk dalam kategori gempa megathrust.
Meski terdengar menakutkan, masyarakat diminta untuk tetap tenang. Daryono menegaskan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Dengan demikian, meskipun masuk kategori megathrust, kondisi Pacitan dipastikan aman dari ancaman gelombang besar.
“Gempa Pacitan tadi pagi termasuk jenis megathrust. Hal ini terlihat dari mekanisme sumbernya, yaitu pergerakan naik (thrusting) dengan kedalaman yang dangkal,” ujar Daryono kepada wartawan, Jumat (6/2).
Ia menyampaikan bahwa patut disyukuri gempa Pacitan kali ini tidak mencapai magnitudo 7,0. Sebab, apabila kekuatannya mencapai atau melebihi angka tersebut, gempa berpotensi memicu tsunami.
Baca Juga: Sepanjang 2025, BMKG Catat 13 Kali Gempa Guncang Kabupaten Tuban
Zona Bennioff di Bawah Pacitan
Daryono menjelaskan, di bawah wilayah Pacitan, tepatnya pada kedalaman menengah sekitar 60–300 kilometer, terdapat zona Bennioff. Zona ini merupakan area tempat terjadinya gempa-gempa dalam lempeng (intra-slab).
Namun demikian, ia menegaskan bahwa gempa susulan yang tercatat sejauh ini relatif kecil dan seluruhnya berada di bawah magnitudo 5.
“Gempa susulan di Pacitan tampak semakin melemah, sehingga kecil kemungkinan akan terjadi guncangan yang lebih besar dari gempa utama dini hari tadi. Masyarakat tidak perlu khawatir,” tandas Daryono.
Getaran Terasa hingga Jember dan Sekitarnya
Sebelumnya, Kepala BPBD Jember, Edi Budi Susilo, menyampaikan bahwa gempa bermagnitudo 6,4 yang berpusat di Pacitan pada Jumat (6/2) dini hari terasa hingga Kabupaten Jember.
Ia menambahkan, tim BPBD masih terus melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada kerusakan bangunan akibat guncangan gempa tersebut.
Dampak Guncangan di Beberapa Wilayah Jawa Timur
Berdasarkan estimasi peta guncangan, gempa bumi Pacitan dirasakan oleh sebagian warga Jember, terutama saat berada di dalam ruangan.
Bahkan, benda-benda ringan yang digantung sempat bergoyang akibat getaran tersebut.
Gempa tektonik bermagnitudo 6,4 yang berpusat di perairan selatan Kabupaten Pacitan mengguncang kawasan pesisir selatan Pulau Jawa pada Jumat (6/2) sekitar pukul 01.10 WIB.
Getarannya dirasakan di berbagai daerah, mulai dari Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, hingga Surabaya, Pasuruan, Jember, dan Banyuwangi. Bahkan, beberapa wilayah di jalur Pantura turut merasakan guncangan tersebut. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni