Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Film Tanah Runtuh Tampilkan Anak Down Syndrome sebagai Tokoh Utama, Bikin Netizen Antusias

Ika Nur Jannah • Minggu, 8 Februari 2026 | 08:25 WIB
Film Tanah Runtuh yang disutradarai Oleh Rudi Soedjarwo
Film Tanah Runtuh yang disutradarai Oleh Rudi Soedjarwo

RADARTUBAN - Film Tanah Runtuh karya sutradara Rudi Soedjarwo menggebrak industri sinema Indonesia dengan menempatkan anak Down syndrome sebagai salah satu tokoh utama, bukan sekadar figuran atau simbol belas kasihan.

Produksi Denny Siregar Production ini mengusung kisah keluarga dan persaudaraan yang diuji kehilangan serta tekanan hidup, di mana karakter anak berkebutuhan khusus justru menjadi pengikat emosi cerita.

Unggahan Instagram dari akun @dennysiregarproduction yang menampilkan cuplikan film Tanah Runtuh langsung menuai antusiasme para pencinta film.

Trailer singkatnya berhasil menyentuh hati netizen, membuat banyak yang menanti-nantikan tayang resminya.

Salah satu komentar yang mencuri perhatian datang dari akun @ismekiswaty "Filmnya menyentuh nih Dek,"

Akun @dennysiregarproduction pun menanggapi dengan hangat.

"Terima kasih atas apresiasinya. Semoga nantinya film ini dapat memberikan kesan yang mendalam,"

Respons positif ini semakin membuktikan betapa film Tanah Runtuh punya potensi besar untuk jadi tontonan wajib tahun ini

Sutradara Rudi Soedjarwo menegaskan, keputusan ini lahir dari keberpihakan pada realitas sehari-hari yang jarang tergambar di layar lebar.

Cerita film ini mengikuti perjuangan dua anak, termasuk Ridho dan Yoan yang berperan sebagai karakter sentral, bertahan di tengah lingkungan penuh tekanan.

Denny Siregar Production sengaja menghindari narasi belas kasihan, justru menjadikan anak Down syndrome sebagai pengikat emosional keluarga yang ikut merasakan duka, cinta, dan harapan.

Film ini kolaborasi kedua Denny Siregar dengan Rudi setelah "Sayap-sayap Patah", menyoroti dua anak bernama Ridho dan Yoan yang berjuang bertahan di lingkungan rapuh.

Melalui tagar #trbrotherhood, "Tanah Runtuh" ajak penonton lihat anak Down syndrome sebagai individu utuh yang layak ruang representasi bermartabat.

Melalui Film Tanah Runtuh, tim produksi ingin mengajak publik melihat anak Down syndrome sebagai individu utuh, bukan sekadar elemen pendukung.

Film ini diharapkan membuka diskusi tentang penerimaan dan empati sebagai makhluk Ciptaan Allah SWT. (*)

 

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#anak down syndrome #denny siregar #film tanah runtuh