RADARTUBAN – Polisi akhirnya angkat bicara terkait video viral di media sosial yang sempat menggegerkan warga Tambora, Jakarta Barat.
Dalam rekaman CCTV, seorang pria terlihat menggendong sesuatu yang dari kejauhan disangka mayat.
Setelah dilakukan penelusuran, benda yang dibawa pria tersebut ternyata bukan mayat, melainkan seekor biawak.
Polisi Pastikan Bukan Mayat
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, memastikan hal tersebut setelah anggotanya melakukan pengecekan langsung ke lokasi.
“Betul, pria itu membawa biawak. Anggota kami langsung cek ke lokasi dan memastikan kebenarannya. Rekaman CCTV sudah dicocokkan dengan orangnya, termasuk pakaian yang dipakai. Semua sudah sesuai dengan prosedur,” ujar Arfan, Minggu (8/2).
Baca Juga: D4vd Batalkan Tur Amerika Serikat Usai Polisi Temukan Mayat Remaja 15 Tahun di Mobil Tesla Miliknya
Biawak Masih Hidup dan Akan Dipelihara
Arfan menegaskan, biawak yang dibawa pria tersebut masih dalam kondisi hidup. Hewan itu rencananya akan dipelihara oleh yang bersangkutan.
“Biawaknya masih hidup,” tegasnya.
Jalan Kaki karena Tak Punya Ongkos
Alasan pria itu berjalan kaki sambil membawa biawak pun terbilang sederhana. Ia mengaku tidak memiliki uang untuk menggunakan transportasi umum.
“Karena nggak ada duit, dia jalan kaki sambil bawa biawak itu. Jadi sempat mampir-mampir di rawa-rawa,” jelas Arfan.
Berjalan dari Petojo ke Tambora
Menurut keterangan polisi, biawak tersebut berasal dari kawasan Petojo. Setelah kabar viral mencuat, polisi langsung bergerak cepat mendatangi tempat tinggal pria tersebut.
“Begitu mendengar kabar viral tadi malam, pagi harinya kami langsung mendatangi kontrakan tersebut. Jadi memang dia jalan kaki dari Petojo ke kontrakannya di Tambora,” kata Arfan.
Ciri-ciri dalam Rekaman CCTV
Dalam rekaman CCTV, pria tersebut terlihat memanggul barang panjang yang dibungkus koran dan kain putih.
Dari kejauhan, barang itu tampak mencurigakan sehingga memicu dugaan warga bahwa yang dibawa adalah mayat.
Kasus Masih Didalami Polisi
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan bahwa kasus ini masih didalami oleh Polsek Tambora bersama Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.
“Kejadian itu berlangsung Sabtu malam sekitar pukul 18.00 WIB,” ujar Budi, Minggu (8/2).
Hingga kini, polisi masih menunggu hasil pendalaman lebih lanjut dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni