Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Serba-serbi Menu Makan Bergizi Gratis Selama Ramadan, Dari Kurma hingga Penganan Lokal

Alifah Nurlias Tanti • Rabu, 11 Februari 2026 | 08:01 WIB
Menu MBG yang diterima oleh siswa SD di Tuban
Menu MBG yang diterima oleh siswa SD di Tuban

RADARTUBAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan selama bulan Ramadan.

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan program ini tidak akan dihentikan, melainkan disesuaikan dengan kondisi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Hal tersebut disampaikan Kepala BGN, Dadan Hindayana, saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2).

Empat Mekanisme MBG Selama Ramadan

Dadan menjelaskan bahwa BGN telah menyiapkan empat mekanisme khusus untuk memastikan program MBG tetap efektif dan tepat sasaran selama Ramadan.

Ia menegaskan, distribusi MBG untuk kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tetap dilakukan seperti biasa tanpa perubahan waktu konsumsi.

Baca Juga: Target 99 Dapur MBG Berdiri di Tuban, 91 SPPG Sudah Berdiri

Skema Sekolah Mayoritas Siswa Berpuasa

Mekanisme pertama diterapkan di sekolah-sekolah yang mayoritas siswanya menjalankan puasa.

Dalam skema ini, makanan tetap dikirim ke sekolah, namun disajikan dalam bentuk menu yang lebih tahan lama.

Dengan demikian, para siswa dapat membawa pulang makanan tersebut dan mengonsumsinya saat waktu berbuka puasa.

Sekolah dengan Mayoritas Siswa Tidak Berpuasa

Mekanisme kedua berlaku bagi sekolah-sekolah di wilayah yang mayoritas siswanya tidak berpuasa. Di daerah ini, layanan Makan Bergizi Gratis tetap berjalan normal tanpa perubahan skema.

“Untuk anak sekolah di daerah yang mayoritas tidak puasa, pelayanan tetap normal,” ujar Dadan.

Kelompok Rentan Tetap Dilayani Normal

Mekanisme ketiga dikhususkan untuk kelompok rentan, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.

Program MBG bagi kelompok ini dipastikan tetap berjalan seperti hari biasa sepanjang bulan Ramadan.

Menu Ramadan Beragam dan Libatkan UMKM

Dadan mengungkapkan, menu MBG selama Ramadan disusun lebih variatif dan menyesuaikan tradisi berbuka puasa.

Menu tersebut antara lain kurma, telur rebus, telur asin, telur pindang, abon, buah, susu, hingga berbagai penganan lokal.

BGN juga berupaya melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam penyediaan menu agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Selain kurma, ada juga abon, buah, susu, dan berbagai penganan lokal yang secara tradisional banyak disajikan di bulan Ramadan. Kami berusaha meminimalkan penggunaan produk dari perusahaan besar. Sesekali boleh, tapi tidak setiap hari,” jelasnya.

Strategi Kendalikan Bahan Pangan

Selain penyesuaian menu, BGN menyiapkan strategi khusus untuk mengendalikan penggunaan bahan pangan selama Ramadan.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah lonjakan permintaan terhadap komoditas tertentu.

Apabila terdapat bahan pangan yang permintaannya meningkat signifikan, menu akan segera dialihkan ke bahan pengganti yang memiliki nilai gizi setara.

Dengan skema tersebut, BGN berharap program MBG tetap berjalan optimal selama Ramadan tanpa mengganggu stabilitas pasokan pangan nasional. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#BGN #bulan ramadan #puasa #Mbg #Menu MBG #kurma