Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Digoda Klub Top Inggris, Juventus Tegaskan Kalulu Tak Dijual dan Siapkan Kontrak Baru Hingga 2030

Tulus Widodo • Kamis, 12 Februari 2026 | 10:20 WIB
Meski dilirik klub papan atas Inggris, Juventus tak berniat melepas Pierre Kalulu
Meski dilirik klub papan atas Inggris, Juventus tak berniat melepas Pierre Kalulu

RADARTUBAN – Godaan dari Inggris datang, tapi Juventus memilih berdiri tegak.

Ketika satu klub papan atas Premier League mulai melirik Pierre Kalulu, manajemen Bianconeri justru mengirim pesan tegas: sang bek adalah bagian dari masa depan Turin.

Informasi eksklusif ini diungkap jurnalis transfer Italia, Nicolò Schira, melalui akun X miliknya.

Baca Juga: Juventus Mulai Bersih-Bersih Skuad: Kostić Tanpa Rinnovo, Federico Gatti Dijual, Senesi Dibidik

Juventus, menurut Schira, tidak hanya ingin mempertahankan Kalulu, tetapi juga siap menyodorkan perpanjangan kontrak hingga 2030, lengkap dengan kenaikan gaji sebagai bentuk kepercayaan penuh.

Langkah ini menegaskan satu hal: Kalulu bukan sekadar pelapis, melainkan aset strategis.

Kalulu, Dari Opsi Tambahan Menjadi Pilar

Di tengah fase transisi Juventus yang masih mencari keseimbangan pasca-era lama, Pierre Kalulu muncul sebagai jawaban yang tidak banyak diprediksi.

Fleksibilitasnya—mampu bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan—memberinya nilai lebih di mata staf pelatih.

Kalulu bukan tipe bek yang ramai sorotan, tapi justru itu kekuatannya. Tenang, disiplin, dan jarang membuat kesalahan elementer.

Di ruang ganti, ia dikenal sebagai pekerja senyap. Di lapangan, kontribusinya terasa lewat stabilitas.

Minat dari klub top Inggris menjadi bukti bahwa performanya tak luput dari radar Eropa.

Premier League Melirik, Juventus Menutup Pintu

Premier League dikenal agresif dalam berburu bek modern—cepat, kuat, dan nyaman menguasai bola. Kalulu masuk dalam kategori itu.

Namun Juventus tampaknya tak ingin mengulangi kesalahan lama: melepas pemain matang sebelum puncak performa.

Alih-alih membuka negosiasi, Juve memilih jalur berbeda. Perpanjangan kontrak hingga 2030 bukan sekadar administrasi, melainkan pernyataan sikap.

Klub ingin memastikan Kalulu tetap menjadi bagian dari proyek jangka panjang, sekaligus memagari nilainya dari godaan pasar.

Kontrak Baru, Pesan Kuat ke Ruang Ganti

Kenaikan gaji yang disiapkan Juventus juga memiliki makna simbolis. Ini sinyal ke seluruh skuad: performa konsisten akan dihargai.

Di tengah kebijakan finansial yang lebih ketat, Kalulu masuk daftar pemain yang dianggap layak mendapat peningkatan status.

Bagi Kalulu sendiri, tawaran ini bisa menjadi momen peneguhan karier. Bertahan di Juventus berarti tetap berada di klub dengan tuntutan tertinggi—tempat kesalahan kecil bisa berujung kritik besar.

Namun justru di lingkungan seperti itu, bek berusia matang biasanya berkembang paling pesat.

Bukan Sekadar Bertahan, Tapi Membangun

Keputusan Juventus mempertahankan Kalulu mencerminkan perubahan arah kebijakan.

Jika dulu klub mudah tergoda menjual demi neraca keuangan, kini mereka lebih selektif.

Pemain yang sesuai kebutuhan taktis dan mental dipertahankan, bukan dilepas. Kalulu masuk kategori itu.

Dan Juventus sadar, kehilangan pemain seperti dirinya akan memaksa klub kembali ke pasar—dengan risiko harga mahal dan adaptasi panjang. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Pierre Kalulu #Juventus #kenaikan gaji #premier league