Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Menag Ungkap Alasan Resmi: Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada 19 Februari

Ika Nur Jannah • Rabu, 18 Februari 2026 | 09:35 WIB

 

Pemerintah melalui kementerian Agama sepakati bahwa 1 ramadhan 1447 H, jatuh pada hari kamis, (19/2)
Pemerintah melalui kementerian Agama sepakati bahwa 1 ramadhan 1447 H, jatuh pada hari kamis, (19/2)

RADARTUBAN - Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, (19/2).

Keputusan itu berdasarkan hasil Sidang Isbat yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2) malam.

Keputusan ini berbeda dengan penetapan Muhammadiyah yang lebih awal pada Rabu (18/2).

Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa keputusan diambil setelah analisis data hisab menunjukkan hilal belum terlihat di seluruh wilayah Indonesia.

Sidang Isbat tidak menerima laporan rukyatul hilal dari 35 titik pengamatan nasional.

Dengan demikian, pemerintah mengikuti kaidah hisab hakimiyah yang menggabungkan perhitungan astronomi dan pengamatan langsung.

Sementara pemerintah berpegang pada Sidang Isbat, Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki global melalui KHGT (Kalender Hijriah Global Tunggal).

Organisasi ini menetapkan 1 Ramadhan pada tanggal 18 Februari karena perhitungan posisi bulan sudah memenuhi kriteria internasional.

Menag Nasaruddin mengajak umat Islam menghormati perbedaan tersebut demi ukhuwah.

Penetapan ini mempengaruhi jadwal ibadah puasa, tarawih, dan kegiatan keagamaan nasional. Kemenag telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk penyesuaian, termasuk distribusi bantuan sosial Ramadhan.

Umat diimbau ikuti pengumuman resmi melalui kanal Kemenag untuk sinkronisasi kegiatan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#bulan suci #ramadan #menag #menteri agama