RADARTUBAN - Jemaah Muhammadiyah di Aceh Utara menggelar shalat Tarawih perdana dengan penuh khusyuk, sambil tekanan sikap saling menghargai atas perbedaan penetapan awal Ramadhan 1447 H.
Acara ini berlangsung di Masjid Al-Ihsan dan Masjid Tuha Keude Mane, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Selasa malam (17/2).
Puluhan jemaah memadati masjid setempat, dengan imam shalat Tarawih diketuai kafiz Yazid dan penceramah Tgk Husni.
Dalam ceramahnya, Tgk Husni mengajak umat untuk menghormati perbedaan dalam penentuan awal Ramadhan tahun ini, di mana Muhammadiyah memulai puasa pada Rabu (18/2), sementara pemerintah menetapkan satu hari kemudian.
Keude Mane dikenal sebagai wilayah moderat yang telah ratusan tahun menghargai variasi tata cara ibadah.
Dikutip dari sumber kompas Mulyadi, salah satu jemaah, menegaskan bahwa desa-desa di Kecamatan Muara Batu tak pernah mempersoalkan perbedaan tersebut.
Menurut Mulyadi, wilayah itu tidak pernah mengalami masalah terkait ini selama puluhan tahun, berkat budaya moderat masyarakat setempat. Hal ini mencerminkan komitmen warga Muhammadiyah Aceh Utara dalam menjaga keharmonisan di tengah perbedaan metodologi hisab hakiki. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama