Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Prabowo Ajak Pengusaha AS Perkuat Investasi di Indonesia, Tawarkan Proyek Hilirisasi Strategis

Siti Rohmah • Jumat, 20 Februari 2026 | 10:10 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto saat menghadiri Forum Bisnis bersama US Chamber of Commerce di Washington DC
Presiden RI Prabowo Subianto saat menghadiri Forum Bisnis bersama US Chamber of Commerce di Washington DC

RADARTUBAN - Presiden Prabowo Subianto mengundang para pengusaha Amerika Serikat untuk memperluas kerja sama bisnis dan investasi di Indonesia.

Ajakan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan US Chamber of Commerce (USCC), US-ASEAN Business Council (USABC), dan US-Indonesia Society (USINDO) di Gedung USCC, Washington DC, Rabu sore waktu setempat.

Pertemuan Bisnis di Washington DC

Dalam pertemuan yang juga dihadiri perwakilan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, serta pimpinan badan usaha milik negara (BUMN), Presiden Prabowo memaparkan berbagai agenda prioritas pemerintah.

Salah satu fokus utama adalah pelaksanaan 18 proyek hilirisasi strategis yang saat ini tengah digencarkan.

Baca Juga: Sidang Majelis Umum PBB ke-80 Jadi Momentum Presiden Prabowo Subianto Angkat Suara Negara Berkembang

Soroti Stabilitas dan Reformasi Tata Kelola

Presiden menegaskan bahwa Indonesia mampu menjaga stabilitas di berbagai sektor, mulai dari ekonomi dan politik, sekaligus melakukan pembenahan tata kelola pemerintahan menuju sistem yang bersih.

Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat penegakan hukum guna memberantas praktik korupsi dan kartel.

“Kami terbuka, kami membutuhkan investasi, dan kami menginginkan lebih banyak investasi. Kami yakin Indonesia kompetitif dan atraktif, dengan cadangan mineral yang besar untuk mendukung produksi teknologi-teknologi baru,” ujar Presiden Prabowo saat berbicara di hadapan para pengusaha terkemuka Amerika Serikat dalam forum Business Summit di Gedung USCC.

Ajak Investor AS Datang ke Indonesia

Menutup pidatonya, Presiden secara langsung mengajak para pelaku usaha AS untuk datang dan berinvestasi di Tanah Air. “Jadi silakan datang ke Indonesia. Terima kasih,” ucapnya.

Dalam pidato sekitar 45 menit tersebut, Presiden Prabowo juga menyinggung rencana penandatanganan perjanjian perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART), kondisi Indonesia yang dinilai kondusif bagi investasi, serta peluang kerja sama di berbagai sektor, termasuk energi dan sumber daya mineral.

Ia menyoroti potensi besar cadangan mineral tanah jarang (rare earth) Indonesia yang dibutuhkan dalam pengembangan teknologi masa depan.

Paparkan Capaian dan Program Prioritas Pemerintah

Selain itu, Presiden turut memaparkan capaian-capaian pemerintah selama satu tahun masa kepemimpinannya, berikut program-program prioritas yang sedang dan akan dijalankan.

“Saya telah bertemu dengan banyak pimpinan perusahaan Amerika Serikat, termasuk dalam waktu singkat selama berada di sini. Saya merasa sangat optimistis. Kami ingin perusahaan-perusahaan AS menjadi mitra strategis Indonesia,” kata Presiden.

Jamin Kepastian dan Perlindungan Investor

Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah Indonesia, dari waktu ke waktu, untuk memberikan perlindungan dan kepastian bagi para investor.

Menurutnya, pemerintah selalu berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif dan menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah yang baik bagi investasi asing.

“Kami selalu berusaha melindungi para investor dan menciptakan iklim yang baik bagi mereka,” ujarnya.

Baca Juga: Erick Thohir Resmi Dilantik Presiden Prabowo Subianto Jadi Menteri Pemuda dan Olahraga Gantikan Dito Ariotedjo

Didampingi Menteri dan Pelaku Usaha Nasional

Pertemuan tersebut merupakan agenda pertama Presiden Prabowo selama kunjungannya ke Washington DC.

Dalam kesempatan itu, Presiden didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, CIO Danantara Pandu Sjahrir, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo.

Dari kalangan pengusaha, hadir Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas, serta Chairman of the Board of Freeport-McMoRan Inc Richard C. Adkerson.(*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#investasi #Pengusaha Amerika Serikat #proyek hilirisasi #presiden prabowo subianto #energi