Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Purbaya Bantah Penurunan Utang Swasta akibat Pelaku Usaha Tahan Ekspansi

Ika Nur Jannah • Jumat, 20 Februari 2026 | 19:35 WIB
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

RADARTUBAN - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berpendapat bahwa penurunan utang luar negeri swasta pada kuartal IV 2025 disebabkan oleh pelaku usaha enggan melakukan ekspansi.

Menurutnya, peningkatan utang tersebut wajar dan justru menunjukkan peralihan pendanaan ke sumber domestik yang lebih melimpah.

“Anda lihat enggak dari bulan ke bulan seperti apa? Saya yakin kuartal 1, 2, 3, dan 4 2026 mulai naik lagi sesuai aktivitas ekonomi.”Ujarnya seperti dikutip, dari sumber Kompas

Dia meminta masyarakat untuk tidak reaktif terhadap naik-turun bulanan, karena yang utama adalah tren jangka panjang yang selaras dengan dinamika ekonomi.

Berdasarkan data Bank Indonesia, posisi utang luar negeri akhir tahun 2025 mencapai US$ 413,7 miliar atau setara Rp 7.252,56 triliun (kurs Rp 16.800 per dolar AS).

Angka ini lebih rendah dari kuartal III 2025 (US$ 427,6 miliar), meski tahunan naik dari akhir 2024 (US$ 424,8 miliar).

Direktur Sekretariat Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menyebut penurunan ULN swasta diimbangi kenaikan sektor publik menjadi US$ 214,3 miliar.

Purbaya menjelaskan, pelaku usaha kini lebih memilih pembiayaan lokal berkat insentif pemerintah.

Pernyataan ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 mencapai 5,39 persen, lebih tinggi dari triwulan sebelumnya, tandai pemulihan sektor swasta. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#menteri keuangan #utang #swat #Purbaya