RADARTUBAN – Masjid Istiqlal kembali menghadirkan program sosial berskala besar selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut menyiapkan hingga 10 ribu paket buka puasa gratis setiap hari bagi jamaah yang datang.
Program ini menjadi bagian dari layanan sosial rutin Istiqlal untuk memastikan umat Muslim dapat berbuka puasa dengan nyaman sekaligus mempererat kebersamaan selama Ramadan.
Ribuan Porsi Disiapkan Setiap Hari
Pengelola masjid menyediakan nasi boks lengkap dengan takjil yang dibagikan kepada jamaah menjelang waktu berbuka.
Jumlah porsi yang disediakan menyesuaikan tingkat kunjungan jamaah. Pada hari biasa, tersedia sekitar 4.000 hingga 5.000 paket makanan.
Sementara pada akhir pekan, terutama Jumat hingga Minggu, jumlahnya meningkat hingga 7.000–10.000 porsi per hari.
Program ini dijadwalkan berlangsung rutin sepanjang Ramadan.
Komitmen Jadi “Rumah Bersama Umat”
Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Imam Besar Istiqlal, Nasaruddin Umar, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa gratis merupakan wujud komitmen masjid sebagai ruang pelayanan sosial bagi masyarakat luas.
Menurutnya, Istiqlal tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang berbagi yang terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang.
Fasilitas Ramah Disabilitas Disiapkan
Selain menyediakan makanan gratis, pengelola juga memastikan kenyamanan seluruh jamaah, termasuk penyandang disabilitas.
Berbagai fasilitas pendukung telah disiapkan, seperti:
- lift akses khusus,
- toilet ramah disabilitas,
- area ibadah yang mudah dijangkau.
Langkah ini dilakukan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah Ramadan secara layak dan inklusif.
Ramadan Dimeriahkan Kegiatan Edukatif dan Spiritual
Tak hanya buka puasa bersama, Ramadan di Istiqlal juga diisi beragam kegiatan keagamaan dan edukatif, antara lain:
- khataman Al-Qur’an sepanjang hari,
- tadarus bersama jamaah,
- kursus bahasa asing gratis seperti Inggris, Mandarin, dan Arab yang diajar oleh pengajar native speaker.
Program tersebut menjadi daya tarik tambahan bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan Ramadan tidak hanya untuk ibadah, tetapi juga pengembangan diri.
Program buka puasa gratis ini mendapat respons hangat dari jamaah dan masyarakat umum.
Banyak warga datang tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga merasakan suasana kebersamaan dan silaturahmi khas Ramadan di Jakarta.
Kegiatan ini dinilai menjadi contoh nyata semangat kepedulian sosial, toleransi, serta kebersamaan di tengah kehidupan urban yang dinamis. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni