RADARTUBAN - Lembaga survei Indekstat mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencapai 79,2 persen.
Direktur Indekstat Ali Mahmudin menyampaikan hasil tersebut mencerminkan besarnya harapan masyarakat terhadap pemerintah, meskipun dihadapkan pada sejumlah tantangan ekonomi.
“Setidaknya empat dari delapan program kerja pemerintahan Prabowo–Gibran memiliki tingkat kesadaran publik yang cukup tinggi,” kata Ali dalam acara Rilis Survei Nasional Indekstat yang dipantau secara daring dari Jakarta, Sabtu.
Dia menjelaskan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi yang paling dikenal responden dengan tingkat awareness mencapai 95,2 persen.
Program lainnya yang juga cukup dikenal adalah Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) sebesar 82,4 persen, Cek Kesehatan Gratis 69,6 persen, serta Koperasi Merah Putih 51 persen.
Berdasarkan sebaran wilayah, tingkat kepuasan tertinggi berada di Kalimantan dengan angka 96,66 persen, disusul Sulawesi 95,28 persen, serta Maluku-Papua sebesar 93,16 persen.
Ali menilai tingginya tingkat kepuasan tersebut menunjukkan optimisme masyarakat di kawasan Indonesia Timur terhadap kinerja pemerintahan saat ini.
Sementara itu, wilayah lain juga mencatat angka kepuasan yang relatif baik, yakni Jawa 88,97 persen, Sumatera 86,72 persen, serta Bali dan Nusa Tenggara 85,76 persen.
Dari sisi keyakinan publik, mayoritas responden atau sebesar 82,6 persen menyatakan yakin dan sangat yakin bahwa pemerintah pusat berada pada jalur yang tepat dalam membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
“Optimisme masyarakat terhadap masa depan Indonesia tergolong sangat kuat. Sebagian besar responden menilai arah kebijakan pemerintah sudah berada di jalur yang benar,” ujar Ali.
Lebih lanjut, dalam penilaian kinerja kementerian bidang perekonomian, Kementerian Keuangan memperoleh penilaian tertinggi dengan angka 36,3 persen.
Capaian tersebut sejalan dengan apresiasi terhadap kinerja Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mencapai 45,4 persen.
Di sektor lembaga hukum, tingkat kepercayaan tertinggi diraih Mahkamah Agung sebesar 82,1 persen. Sementara itu, tingkat kepercayaan terendah tercatat pada Polri dengan angka 62,9 persen.
Survei Indekstat ini dilaksanakan pada 11–25 Januari 2026 dengan melibatkan 1.200 responden berusia 17 tahun ke atas yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi. Survei tersebut memiliki margin of error sebesar 2,9 persen.(*)
Editor : Yudha Satria Aditama