RADARTUBAN - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, secara resmi melayangkan permintaan kepada pihak eksekutif agar segera menangguhkan agenda pengadaan kendaraan bermotor jenis bak terbuka sebanyak 105.000 unit yang didatangkan dari negara India.
Aspirasi tersebut adalah sebagai bentuk respons terkait adanya kebijakan pemerintah rencananya akan menyediakan transportasi komersial ringan demi mendukung kelancaran operasional Koperasi Desa maupun Kelurahan Merah Putih di seluruh penjuru tanah air.
Dasco Kirim Pesan Langsung ke Pemerintah
Dalam pernyataannya di Kompleks Parlemen pada hari Senin (23/2), Dasco mengonfirmasi bahwa dirinya telah menjalin komunikasi dan mengirimkan pesan tertulis kepada pihak pemerintah pusat terkait rencana tersebut.
Beliau berargumen bahwa langkah penundaan ini menjadi sangat krusial untuk dilakukan saat ini, mengingat posisi Presiden yang masih berada di luar negeri dalam rangka kunjungan kerja.
Baca Juga: Momen Canggung Sam Altman dan Dario Amodei di Panggung India AI Summit Jadi Sorotan
Dinilai Perlu Pembahasan Lebih Komprehensif
Dasco memandang bahwa alangkah lebih bijaksana jika pembahasan terkait rencana ini dilaksanakan secara lebih komprehensif setelah Kepala Negara sudah kembali berada di dalam negeri.
Wakil Ketua DPR RI tersebut juga menegaskan bahwa skema impor dalam skala besar tersebut tidak boleh diputuskan secara terburu-buru, tetapi harus melewati tahapan dialog serta analisis yang sangat mendalam dan terperinci.
Baca Juga: Modi Daratkan C-130J di Tol Assam, India Resmikan Landasan Darurat Dekat Perbatasan Tiongkok
Pemerintah Diminta Tinjau Dampak Industri Dalam Negeri
Dasco mengingatkan bahwa sebelum benar-benar memutuskan, pemerintah wajib melakukan peninjauan dari berbagai sudut pandang.
Menurut prediksinya, Presiden dipastikan akan membedah setiap detail teknis mengenai prosedur impor tersebut dan besar kemungkinan akan meminta masukan dari para pemangku kepentingan lainnya.
Selain itu, Presiden diyakini akan melakukan perhitungan yang cermat mengenai kapasitas serta kesiapan perusahaan-perusahaan manufaktur otomotif domestik dalam memenuhi kebutuhan unit serupa.
Pengadaan untuk Dukung Koperasi Merah Putih
Berdasarkan latar belakang informasinya, Indonesia memang dijadwalkan akan menerima kiriman ratusan ribu unit mobil pick up komersial ringan yang diproduksi di India.
Pengadaan armada dalam jumlah fantastis ini dilakukan oleh salah satu entitas di bawah naungan BUMN yaitu PT Agrinas Pangan Nusantara.
Pemesanan kendaraan tersebut bertujuan untuk memfasilitasi kebutuhan logistik dan transportasi bagi ribuan koperasi di tingkat desa dan kelurahan di bawah bendera Merah Putih, guna memperkuat ketahanan ekonomi di akar rumput. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni