Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pemkab Tuban Siap Tinggalkan Tender Konvensional, Beralih ke E-Katalog

Ahmad Atho’illah • Rabu, 25 Februari 2026 | 15:30 WIB

Lelang proyek di Tuban hingga Mei masih belum dilakukan.
Lelang proyek di Tuban hingga Mei masih belum dilakukan.

RADARTUBAN – Pengadaan barang dan jasa di lingkup Pemkab Tuban akan mengalami perubahan signifikan.

Itu menyusul rencana peralihan sistem tender konvensional ke elektronik katalog atau e-katalog. Mungkin karena itulah, hingga saat ini paket proyek fisik tak kunjung dilelang.

Rencana perubahan sistem lelang tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Tuban Agung Supriyadi.

Dia mengungkapkan, seluruh proyek yang menjadi tanggung jawab instansinya bakal dilelang menggunakan metode e-katalog, baik proyek pengadaan langsung maupun tidak.

‘’Sekarang masih proses konsolidasi (pengadaan secara e-katalog, Red). Jika memungkinkan, seluruh proyek fisik juga akan dilelang secara e-katalog,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Namun, terang Agung, jika rencana itu tidak memungkinkan direalisasikan dalam waktu dekat atau untuk seluruh proyek yang ditangani, maka proses lelang e-katalog akan dilakukan secara bertahap.

Tapi yang jelas, tegas pejabat asal Kecamatan Bangilan itu, rencana ke depan akan menggunakan sistem e-katalog untuk semua jenis proyek.

‘’Yang pasti, (lelang e-katalog, Red) akan kami mulai dari pengadaan langsung dulu,’’ jelasnya.

Disinggung soal tujuan perubahan dari sistem konvensional ke e-katalog tersebut, Agung menjelaskan bahwa metode elektronik katalog akan mempercepat proses lelang.

Konsekuensinya, seluruh rekanan harus siap dengan sistem baru ini. Salah satunya, menyiapkan barang yang dibutuhkan ke dalam e-katalog.

‘’Sistem e-katalog ini bisa mempercepat proses pelelangan, itu yang penting,’’ terangnya.

Lebih lanjut, mantan kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Tuban itu menegaskan bahwa lelang menggunakan sistem e-katalog sebenarnya sudah lama.

Hanya saja, selama ini belum berlaku untuk lelang proyek nonpengadaan langsung. ‘’Sekarang akan kami arahkan semua ke lelang e-katalog,’’ katanya.

Ditanya soal kesiapan rekanan dalam menggunakan sistem e-katalog, Agung menyampaikan, sosialisasi metode baru ini akan dilakukan secara bertahap.

‘’Mungkin yang pengadaan langsung (PL) dulu sambil pembelajaran dan persiapan pemborong yang lainnya,’’ tandasnya. (tok)

Editor : Yudha Satria Aditama