RADARTUBAN – Langkah awal menuju panggung besar harus tertunda. Alphadjo Cissè, gelandang muda Italia kelahiran 2006 yang direkrut raksasa Serie A, AC Milan pada Januari 2026, dipastikan harus menepi cukup lama akibat cedera serius.
Cissè baru saja menjalani operasi di Finlandia setelah mengalami robekan tendon otot paha kaki kanan. Prosedur medis tersebut dilaporkan berjalan sukses.
Absen Empat Bulan, Musim Berjalan Tanpa Cissè
Dalam pernyataan resmi klub pemiliknya saat ini, US Catanzaro, disebutkan bahwa sang pemain tidak akan bisa bermain selama kurang lebih empat bulan.
Artinya, sisa musim 2025/26 hampir pasti akan dilalui Cissè dari pinggir lapangan.
Sebuah pukulan telak, terutama bagi pemain muda yang tengah membangun ritme dan kepercayaan diri di level profesional.
Baca Juga: AC Milan Mati-matian Pertahankan Modrić, Upaya Harian Dilakukan demi Satu Musim Lagi
Milan Tetap Hadir di Balik Layar
Meski status Cissè masih milik Catanzaro hingga akhir musim, Milan tidak lepas tangan.
Disebutkan bahwa tim medis Rossoneri akan terus memantau dan mengawal proses rehabilitasi sang pemain.
Langkah ini menunjukkan satu pesan jelas: Milan masih percaya pada proyek jangka panjang Cissè, terlepas dari hambatan besar yang datang terlalu cepat.
Menuju Musim Baru Bersama Allegri
Target Cissè kini bukan sekadar pulih, tapi kembali utuh—secara fisik dan mental—untuk menyambut musim depan.
Ia dijadwalkan bergabung dengan skuad asuhan Massimiliano Allegri setelah masa peminjamannya berakhir.
Bagi Allegri, Cissè adalah investasi masa depan. Bagi sang pemain, empat bulan ke depan adalah ujian kesabaran, disiplin, dan mentalitas.
Cedera Bukan Akhir Cerita
Dalam sepak bola, terutama bagi pemain muda, cedera sering kali datang sebagai ujian pertama. Bukan soal seberapa cepat ia berlari, tapi seberapa kuat bangkit.
Untuk Alphadjo Cissè, cerita bersama Milan belum dimulai sepenuhnya. Dan justru karena itulah, ia belum selesai. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni