RADARTUBAN – Ulama sekaligus mufassir ternama Quraish Shihab memanjatkan doa khusus untuk Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Selasa malam (10/3).
Dalam kesempatan tersebut, Quraish Shihab menyampaikan pesan mendalam mengenai hakikat kekuasaan yang menurutnya bersumber dari Tuhan.
Ia mengawali doanya dengan mengenang gurunya, Syekh Mutawalli Sya’rawi, yang pernah memanjatkan doa bagi Presiden Mesir.
Quraish menegaskan bahwa tidak ada seseorang yang memperoleh kekuasaan tanpa kehendak Allah SWT.
Menurutnya, baik pemimpin yang taat maupun yang durhaka tetap memperoleh kekuasaan atas izin Tuhan.
Doa untuk Kesejahteraan Rakyat
Dalam doanya, Quraish berharap Presiden Prabowo diberikan kekuatan dan pertolongan oleh Tuhan agar mampu membawa kesejahteraan bagi rakyat Indonesia serta menegakkan keadilan dan perdamaian.
“Kalau yang mulia menjabat jabatan ini karena takdir yang mulia untuk membantu menegakkan keadilan dan perdamaian, maka kami akan berdoa semoga yang mulia dibantu Tuhan dan kami akan ikut membantu,” ujarnya.
Setelah menyampaikan hikmah Nuzulul Quran, Quraish Shihab juga mengajak seluruh hadirin untuk berdoa bersama menggunakan doa yang diajarkan Rasulullah SAW.
Momen Haru di Istana Negara
Suasana haru tampak ketika Presiden Prabowo turun dari podium untuk membantu Quraish Shihab setelah doa selesai.
Presiden terlihat menggenggam tangan kanan ulama tersebut sambil memegang tongkatnya.
Acara peringatan Nuzulul Quran tingkat kenegaraan ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ketua DPR Puan Maharani serta beberapa menteri Kabinet.
Doa yang dipanjatkan Quraish Shihab menjadi penutup penuh makna dalam acara tersebut, sekaligus mengingatkan bahwa kepemimpinan merupakan amanah besar yang harus dijalankan demi kesejahteraan rakyat. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni