RADARTUBAN - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, secara terbuka meminta maaf terkait acara buka puasa bersama bertema Bollywood yang viral di media sosial.
Permohonan maaf itu disampaikan melalui unggahan Instagram pribadinya @Fennyaprdwt pada Jumat (13/3), setelah menuai kritik keras dari masyarakat.
Klarifikasi Sekda Fenny lewat Instagram
"Assalamualaikum Wr Wb, menanggapi beredarnya unggahan di media sosial yang menampilkan kegiatan buka bersama yang dinilai mewah, bersama ini saya scr pribadi dan selaku sekda kab Sidoarjo menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf setulus-elusnya kepada masyarakat." tulis Fenny.
Baca Juga: DPR Tegaskan Anggaran MBG Masuk Pos Pendidikan Sudah Final dalam UU APBN 2025–2026
Sekda Tegaskan Tidak Gunakan Anggaran APBD
Fenny menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan tersebut tidak bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Kegiatan tersebut merupakan momentum silaturahmi di bulan suci Ramadan sekaligus penguatan percepatan program PIWIK dalam rangka perbaikan jalan di Sidoarjo serta persiapan distribusi beras SPHP.
Baca Juga: Bupati Sidoarjo Tegaskan PPPK Terlibat Pesta Sesama Jenis Akan Diberhentikan Tidak Hormat
Acara Digelar di Surabaya dengan Konsep Bollywood
Acara tersebut digelar pada Jumat (6/3) di Mahabarata Palace Graha Unesa, Surabaya, sebagai rangkaian rapat koordinasi (Rakor) sekaligus buka puasa bersama.
Hadir kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan jajaran camat, dengan konsep mewah bertema Bollywood lengkap dan pakaian ala saree.
Viral di Media Sosial, Netizen Soroti Kemewahan
Video dan foto acara yang beredar luas memicu sorotan netizen, yang menyoroti kemewahan kontras dengan kondisi infrastruktur Sidoarjo seperti jalan rusak di berbagai wilayah.
Banyak warga mempertanyakan empati pejabat di tengah prioritas pembangunan yang lebih mendesak.
Fenny Akui Publikasi Picu Kegaduhan
Fenny pun menyadari video yang beredar telah menimbulkan kegaduhan dan keresahan bagi publik terhadap kondisi yang dirasakan warga. Untuk itu ia meminta maaf yang setulus-tulusnya kepada seluruh masyarakat Sidoarjo.
"Namun demikian, Saya menyadari bhw publikasi yang beredar telah menimbulkan kegaduhan atau dianggap kurang sensitif terhadap kondisi yang dirasakan warga. Untuk itu, saya menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada seluruh masyarakat Sidoarjo." tambahnya dalam keterangan unggahan Instagram.
Busana Disebut Produk UMKM Lokal
Fenny menyebutkan, pakaian yang dikenakannya merupakan produk UMKM lokal Sidoarjo, dan tema Bollywood mengikuti permintaan pihak restoran sebagai tuan rumah.
"Masukkan dan kritik dari masyarakat tentu menjadi pengingat bagi kami di pemerintahan untuk terus meningkatkan kepekaan sosial dalam setiap aktivitas dan keputusan yang kami ambil. Karena kepercayaan masyarakat adalah hal yang sangat penting bagi kami." tutup Fenny dalam postingannya.
Ia menambahkan, video promosi acara dibuat oleh pihak restoran, bukan Pemkab Sidoarjo. Permintaan maaf ini diharapkan meredam polemik yang terus bergulir di media sosial.(*).
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni